Minggu, 23 September 2018

Aparat Keamanan Jaga Ketat Bekas Lokasi Carok Massal

Senin, 10 April 2017 15:30:41 WIB
Reporter : Zamachsari
Aparat Keamanan Jaga Ketat Bekas Lokasi Carok Massal
foto: ilustrasi

Sampang (beritajatim.com) - Polres Sampang berhasil meringkus inisial T yang diindikasi ikut terlibat carok massal di Dusun Naporan Laok, Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura.

Hasil penyelidikan insiden carok massal dengan motif dugaan ilmu santet di Dusun Naporan Laokyang terjadi dua hari lalu.

"Inisial T terindikasi terlibat dalam aksi carok massal yang menyebabkan 3 orang meninggal dan 2 orang lainya terluka, T ini juga diketahui masih mempunyai ikatan keluarga dengan Alm Saraton, yang diduga disantet oleh keluarga Alm Mustofa," terang Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Hery Kusnanto, Senin (10/4/2017).

Lebih lanjut Hery menjelakan, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan yang dimungkinkan ada keterlibatan pihak lain. "Masih kita kembangkan terus, untuk mencari fakta-fakta lainya, sebab ini merupakan carok antar keluarga," tegasnya.

Sementara untuk menjaga kondusifitas di lokasi bekas carok, jajaran Kepolisian setempat menerjunkan 80 personilnya guna berjaga-jaga adanya aksi carok serupa.

Sekedar diketahui, carok massal antar keluarga itu, bermula dari sakit yang diderita Saraton warga desa setempat hingga dua tahun lamanya, bahkan bukanya sembuh malah akhirnya meninggal dunia.

Kejadian itu diduga karena santet. Kemudian Muhammad Habibi beserta Saliman (anak Alm Saraton) menaruh kecurigaan kepada Mustofa yang melakukan penyantetan kepada orang tuanya.

"Dua orang anak Saraton itu, kemudian mendatangi rumah Mustofa dengan membawa senjata tajam, mereka menyerang hingga terjadi carok," kata Kapolsek Ketapang, AKP Aries Dwiyanto..

Aries menjelaskan, Mustofa, Sitina dan Saliman meninggal di TKP, sedangkan Muhammad Habibi dan Dur lari dengan luka berat. Untuk Dur dirujuk ke RSUD Pamekasan dan Muhammad Habibi dirujuk ke RSUD Sampang. Sedangkan barang bukti yang diamankan yaitu, sebilah celurit, tiga buah sarung pengaman celurit, Sandal 1 pasang, 3 buah Kopiah, Pakaian korban yang meninggal dunia, serta potongan tangan manusia.

"Tiga orang meninggal dunia dan dua lainnya luka berat di lokasi carok itu ada tangan salah satu korban carok yang terpotong," tukasnya.[sar/ted]

Komentar

?>