Selasa, 22 Agustus 2017

Takut Kena OTT, Kades se-Kecamatan Kraton Tak Nyaman

Senin, 20 Maret 2017 21:12:38 WIB
Reporter : Shohibul Hujjah
Takut Kena OTT, Kades se-Kecamatan Kraton Tak Nyaman

Pasuruan (beritajatim.com) - Para Kepala Desa (Kades) di wilayah Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan mengaku tak nyaman berada di dalam balai desanya. Itu menyusul banyaknya perangkat desa yang ditangkap oleh Tim Saber Pungli lantaran diduga melakukan pungutan liar (Pungli).

Mereka pun kompak untuk menutup kantornya, dengan tidak melayani masyarakat untuk sementara waktu. Atas ketakutan itulah, mereka pun melurug kantor kecamatan setempat, guna meminta kepastian dan pejelasan dari camat setempat.

"Sekarang saya jadi takut berada di kantor sendiri. Padahal hampir setiap hari saya ke kantor , tapi sekarang justru semakin takut setelah banyak tim saber pungli berkeliaran," ujar Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Kraton, Badrul Iman kepada beritajatim.com, Senin (20/3/2017).

Menurut Badrul, tujuan utama kedatangannya bersama dengan 24 kades lainya ini, ialah untuk meminta Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf membuat regulasi.

"Minimal ada pembuatan peraturan desa (perdes) atau kepastian hukum yang ada. Minimal, ada sosilaisasi , jangan disikat seperti ini. Jadi biar jelas batasannya. Mana yang termasuk pungli mana yang tidak termasuk pungli," ujarnya kepada beritajatim.com.

Sementara itu, Camat Kraton, M Zubad menjelaskan, pihaknya hanya bisa menampung semua aspirasi para kades tersebut. Dan ia berjanji akan menyampaikannya ke Bupati Pasuruan.

"Nanti akan kami sampaikan aspirasi para kades termasuk kondisi di lapangan seperti apa ke pimpinan. Akan kami laporkan ketakutan dan kekhawatiran para kades agar tidak berlarut - larut," tutupnya. (oci/kun)

Komentar

?>