Sabtu, 19 Agustus 2017

Congkel Salon dan Butik, ABG Pacet Diamankan Setelah 5 Hari Beraksi

Senin, 20 Maret 2017 21:01:17 WIB
Reporter : Misti P.
Congkel Salon dan Butik, ABG Pacet Diamankan Setelah 5 Hari Beraksi

Mojokerto (beritajatim.com) - Ahmad Affandi (21) asal Dusun Mbarakan, Desa Cempoko Lima, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto akhirnya berhasil diamankan anggota Unit Resmob Wil Barat, Satreskrim Polres Mojokerto. Pelaku berhasil diamankan setelah lima hari beraksi.

Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto mengatakan, pelaku diamankan pada Senin (20/3/2017) sekira pukul 14.00 WIB. "Penangkapan pelaku setelah petugas menyelidikan, pelaku sendiri diamankan di rumahnya. Sejumlah barang bukti juga berhasil diamankan dari tangan pelaku," ungkapnya.

Masih kata Kasubbag Humas, dari hasil pengembangan, petugas juga melakukan penggeledahan di rumah saudara pelaku dan berhasil menemukan barang hasil curian yang belum sempat terjual. Saat itu, Kamis (15/3/2017) sekira pukul 20.00 WIB pelaku mendatangi salon yang bersebelahan dengan boutiq di Perum BSP Kecamatan Sooko.

"Pelaku mendatangi salon milik Alwasiqotur Rodliah warga Perum BSP dengan membuka pintu salon menggunakan gunting besar kemudian mengambil alat-alat salon. Pelaku juga mencongkel pintu butik yang berada di sebelah salon dan mengambil barang-barang yang ada di dalam butik," katanya.

Kasubbag Humas menambahkan, barang curian tersebut disimpan pelaku di rumah saudaranya di Desa Cempoko Limo, Kecamatan Pacet. Dari tangan pelaku diamamkan barang bukti berupa alat yang digunakan beraksi yakni sepeda motor Honda Beat S 6016 NY dan satu buah gunting untuk mencongkel pintu.

Sementara barang curian yang berhasil diamankan petugas dari tangan pelaku yakni tujuh buah dompet berbagai, enam buah merk tas kulit berbagai merk, empat jilbab satting, 14 aksesoris cincin dan kalung, empat baju gamis, empat baju atasan, satu set alat cukur elektrik merk Wahl, satu set alat pengering rambut dan satu buah alat pencatok rambut.

"Dalam kasus tersebut pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, sementara kerugian yang dialami korban ditafsir sekitar Rp12 juta," jelasnya.[tin/kun]

Komentar

?>