Jum'at, 24 Maret 2017

Garong Siang Bolong Acak-acak Rumah Warga Kepanjen

Senin, 20 Maret 2017 16:44:19 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Garong Siang Bolong Acak-acak Rumah Warga Kepanjen

Malang (beritajatim.com) - Kawanan garong di Kabupaten Malang beraksi di siang hari bolong, Senin (20/3/2017) sekira pukul 12.00 wib. Akibat kejadian itu, rumah milik Radiono (55), warga Dusun Lemah Duwur, Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, kebobolan. Uang tunai Rp.3 juta raib dibawa kabur kawanan pelaku.

Saat kejadian, seluruh penghuni rumah tidak ada di tempat. Penghuni sedang membantu tetangga sebelah rumah yang sedang menggelar hajatan. Diduga, pelaku garong masuk ke dalam rumah setelah menjebol pintu yang terbuat dari seng di belakang rumah. Setelah berhasil masuk kedalam rumah Radiono, pelaku mengacak-acak isi almari di kamar tidur dan ruang belakang.

“Tahunya pas pulang kerumah mau salat dhuhur. Kok pintu pagar di depan sudah terbuka. Lalu saya masuk ke dalam rumah, ternyata pintu kamar dan isi almari sudah berserakan,” ungkap Pujiari, korban sekaligus pemilik rumah saat ditemui dilokasi kejadian, Senin (20/3/2017) siang.

Kata dia, ia lalu berteriak minta tolong. Teriakan Pujiari memancing warga berdatangan. Sejumlah warga sempat melakukan pengejaran. Namun pelaku pencurian, berhasil kabur.

"Yang diambil uang saya Rp 2 juta dan uang milik ibu Rp 1 juta. Uang itu ada di dalam lemari kamar," ujar Neni Aprilia, anak Radiono.

Menurutnya, saat kejadian rumah dalam kondisi kosong . Seluruh keluarga sedang membantu persiapan hajatan di rumah saudaranya. "Rumah saudara dekat ada di belakang rumah ini," kata Neni.

Saat ditinggal pergi, rumah dalam keadaan terkunci. Pelaku yang sebelumnya sudah mengincar, masuk dengan menjebol pintu belakang. Selanjutnya mengobrak-abrik seisi rumah.

Pertama lemari di ruang belakang, namun tidak menemukan apa-apa. Kemudian beralih ke kamar Mujiani, istri Radiono yang ada di ruang tengah. Di kamar ini pelaku berhasil mendapatkan uang Rp 1 juta.

Selanjutnya pelaku beralih ke kamar Neni yang ada di depan. Dalam kamar ini pelaku menggasak uang Rp 2 juta dalam dompet yang ditaruh di bawah pakaian. Setelah berhasil mendapatkan barang jarahan, pelaku kabur lewat jalan semula. Kasus pencurian tersebut kini ditangani Unit Reskrim Polsek Kepanjen.

"Kami masih menyelidiki pelakunya. Untuk sementara barang yang hilang hanya uang tunai saja," terang Panitreskrim Polsek Kepanjen, Ipda Ahmad Taufik S. [yog/but]

Komentar

?>