Minggu, 24 September 2017

PNS BLH Gresik Tertangkap OTT

Kamis, 16 Maret 2017 19:35:34 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
PNS BLH Gresik Tertangkap OTT
Foto Ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) - Pegawai negeri sipil (PNS) Balai Lingkungan Hidup atau BLH Gresik dikabarkan tertangkap operasi tangkap tangan (OTT). Penangkapan oleh tim saber pungli bentukan Polres Gresik.

Pelaku yang tertangkap OTT adalah NA (45), merupakan staf PNS di lingkungan BLH Gresik. Warga asal Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik itu ditangkap usai memeras seorang pegawai harian lepas (PHL) yang saat ini menjadi sopir pribadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tertangkapnya NA berawal saat pelaku dimintai tolong untuk mencarikan sopir pribadi untuk Kepala Dinas Dispora Gresik. Adanya kesempatan itu, dimanfaatkan pelaku untuk memperoleh uang tambahan dari hasil memeras. Pada saat bertemu korban, pelaku meminta uang Rp 3 juta untuk melicinkan agar bisa diterima. Selain itu, pelaku berdalih uang tersebut sebagai imbal balas jasa karena mencarikan pekerjaan sebagai PHL sopir di Dispora Gresik.

Karena merasa uangnya tidak cukup, korban akhirnya hanya mampu memberi uang sebesar Rp 1,5 juta. Sedangkan untuk sisanya, korban tidak bisa memastikan kapan akan melunasinya. Merasa terus diungkit-ungkit untuk segera melunasi kekurangan uang balas jasa, pelaku mendesak korban agar bisa bertemu di Masjid Agung Gresik.

Korban yang merasa diperas, akhirnya melaporkan kejadian ini ke polisi. Setelah berkordinasi tim Saber Pungli Polres Gresik menguntit pelaku saat bertemu dengan korban.

Tidak lama kemudian, pelaku ditangkap saat terbukti memerasa korban di dekat Masjid Gresik. Dalam penangkapan OTT itu, polisi menyita barang bukti berupa uang Rp 1,5 juta yang akan diserahkan ke pelaku.

Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Adam Purbantoro ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan seorang staff PNS di BLH Gresik, saat memeras sopir pribadi Kepala Dispora Gresik. Dalam perkara pemerasan ini, polisi telah menaikkan status pemeriksaan dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

"Benar ada seorang PNS yang kita tangkap karena memeras seorang sopir Kepala Dispora Gresik sebesar Rp 1,5 juta," ujarnya, Kamis (16/03/2017).

Atas tindakan itu, unsur pidana yang dilanggar oleh pelaku yaitu pasal 12 huruf (e) dan (g) UU Tipikor nomor 20 tahun 2001 tentang penyalahgunaan kekuasaan seorang pegawai negeri atau penyelenggara negara, yang bertujuan demi menguntungkan diri sendiri atau orang lain, dengan cara memaksa seorang untuk membayar atau memberikan sesuatu.

"Kasus ini prosesnya masih dalam tahap penyidikan," tandas AKP Adam Purbantoro. [dny/but]

Tag : korupsi gresik

Komentar

?>