Selasa, 22 Agustus 2017

Ini Alasan Arthalita Dahlan Pantau Sidang Chin Chin

Rabu, 08 Maret 2017 23:49:59 WIB
Reporter : Nyuciek Asih
Ini Alasan Arthalita Dahlan Pantau Sidang Chin Chin

Surabaya (beritajatim.com) - Arthalita Dahlan, anggota DPR RI dari komisi II yang membidangi pelayanan publik, hadir ke persidangan perkara pencurian dokumen dengan terdakwa Trisulowati Jusuf alias Chin Chin, Rabu (8/3/2017).

Usai sidang, pada awak media Arthalita menyatakan alasannya kenapa memberi perhatian besar pada sidang Chin Chin. Awalnya Arthalita menyatakan jika dirinya tidak memiliki kepentingan apapun dalam kasus ini. Dia datang ke persidangan karena bertepatan dengan Hari Perempuan se-Dunia. Anggota dewan ini menganggap Chin Chin merepresentasikan bagaimana penegakan hukum belum adil untuk perempuan.

Namun pernyataan Arthalta itu berubah ketika awak media menyatakan jika Arthalita bukan hanya hari ini saja datang ke persidangan, namun sebelumnya juga dia tampak hadir untuk mengikuti sidang.

Arthalita tampak bingung, namun ia segera menjawab bahwa ia datang bukan hanya kasus ini. Tetapi banyak kasus lain yang juga mendapat perhatian dirinya seperti kasus di Jombang. "Anda kenapa tidak tanya waktu saya membela petani di Jombang dan saya didemo banyak orang waktu itu. Siapapun yang meminta perlindungan hukum maka akan kita bantu," ujar Arthalita dengan nada keras.

Arthalita juga mempersilahkan pada pihak tertentu yang keberatan dengan kehadiranya ke persidangan ini agar melaporkan dia ke Mahkamah Dewan Kehormatan (MKD). "Saya malah senang kalau ada yang lapor dan membikin ramai karena akan saya buka semua bagaimana kelakuan di Surabaya ini," ujarnya.

Arthalita juga menyebut jika semua pimpinan partai sudah mengetahui hal ini dan tidak ada satupun yang menegur dirinya. Bahkan dia juga menyebut jika ada orang utusan Gunawan yang mencoba mengatur dirinya. "Saya mau menginformasikan bahwa utusan pelapor meminta ketemu saya melalui petinggi partai dan sudah bertemu. Dan orang suruhan pelapor tersebut meminta saya tidak begini begitu," ujarnya tanpa menyebut siapa orang yang dimaksud.

Arthalita juga mengkritisi dan menganggap kasusnya Chin Chin tidak layak untuk diperkarakan, hal itu bisa dilihat bagaimana seorang saksi yang tidak mengerti hukum namun berani mencabut keterangannya dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) penyidik.

"Setiap saksi cabut keterangannya di depan persidangan, artinya pemeriksaan yang dilakukan penyidik tidak benar dan cenderung menyesatkan peradilan. Oleh karenanya saya meminta Kapolres untuk melakukan penegakan hukum terhadap penyidik," ujarnya.

Contoh yang diangap menyesatkan menurut Arthalita adalah keterangan saksi bahwa yang menyuruh bukan Chin Chin dan pemindahan dokumen untuk kepentingan audit. "Tapi oleh penyidik disuruh bilang saja tidak tahu," ucap Arthalita.

Arthalita juga mengkritisi kinerja Kejaksaan yang dianggap janggal terutaa terkait perkara yang dalam sehari sudah dilimpahkan, menurut Arthalita hal itu di luar kewajaran. "Harusnya diperiksa dulu dong, Anda dikasih honor oleh Negara. Nggak bisa seenaknya," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Prakoso hanya tersenyum, menurut Ali apabila ada orang yang mempermasalahkan kenapa cepat memproses kasus Chin Chin maka orang tersebut tidak paham prinsip hukum yang murah, cepat dan tepat.

"Kalau ada yang bilang seperti itu (proses hukum terlalu cepat), suruh cek ke Kejaksaan bukan hanya kasus Chin Chin yang prosesnya cepat banyak kasus lain seperi narkoba, pencurian dan lainnya juga prosesnya cepat. Jadi jangan mengeneralisir dong," ujar Ali.

Ali menambahkan kenapa kasus ini atau kasus lain bisa diproses cepat karena sebelum berkas dilimpahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan penyidik supaya berkasnya tidak bolak balik. "Kalau dua alat bukti sudah didapat, kenapa harus berlama-lama," tegas Ali. [uci/suf]

Komentar

?>