Sabtu, 23 Juni 2018

Tak Ada Bukti, Polisi akan Lepas Terduga Pencopetan

Minggu, 26 Februari 2017 20:56:56 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono

Gresik (beritajatim.com)--Polisi akan melepas pelaku pencopetan di Stadion Gelora Joko Samudro (GJS), saat berlangsung acara jalan sehat. Alasan dilepasnya pelaku pencopetan karena polisi tidak mempunyai bukti kuat.

Kasus itu berawal saat Mad (45) warga asal Surabaya yang juga penjual koran diduga melakukan pencopetan. Terduga sempat diamuk massa dan diamankan polisi. Setelah menjalani pemeriksaan di Polsek Kebomas, Gresik, warga asal Surabaya itu mengaku ponselnya juga hilang. Setelah diamankan dan tidak cukup bukti, terduga copet segera dilepas polisi.

Kanit Reskrim Polsek Kebomas, Iptu Mutlakin mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan tidak ditemukan barang bukti. Hanya ada ponsel yang tidak utuh.

"Tinggal baterai dan juga wadah ponselnya saja. Dia malah mengaku itu ponselnya sendiri yang diambil orang," ujarnya, Minggu (26/02/2017).

Menurut Iptu Mutlakin, dalam pemeriksaan lanjutan, polisi juga tidak bisa membuktikan adanya tindak pidana. Pasalnya, tidak ada barang bukti dan juga saksi atau korban yang mau melapor. Padahal, berkali-kali di panggung diumumkan adanya penangkapan copet.

"Karena tidak ada bukti, tidak ada pengakuan dan juga tidak ada yang lapor. Bahkan, orang-orang yang merasa kehilangan ponselnya juga tidak mau melapor. Kami menunggu sampai malam ini. Tapi, jika tetap tidak yang melapor terpaksa kami lepas," ungkapnya. [air/dny]

Tag : copet

Komentar

?>