Kamis, 23 Maret 2017

Dengan Celurit, AW Hajar Mertua Sampai Berdarah-darah, lalu Kabur

Selasa, 14 Februari 2017 16:33:22 WIB
Reporter : Zamachsari
Dengan Celurit, AW Hajar Mertua Sampai Berdarah-darah, lalu Kabur
Foto Ilustrasi

Bangkalan (beritajatim.com) - Aksi penganiayaan dengan senjata tajam kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bangkalan. Kali ini, melibatkan perkelahian antara menantu dan mertua.

Belum jelas, apa motif di balik emosi yang membakar menantu sekaligus inisial AW (32) warga Desa Bali Porah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan itu yang tega menganiaya mertuanya sendiri bernama Mat Ruhan (60) warga Dusun Duko, Desa Buluh, Kecamatan Socah.

Informasi yang berhasil diperoleh beritajatim.com, aksi penganiayaan kali ini, bermula saat AW mendatanggi rumah mertuanya, entah apa yang terjadi kemudian AW adu mulut dengan Mariyam mertua perempuanya, tak lama kemudian Mat Ruhan muncul. Disitulah AW mendadak membuka jok motornya yang sebelumnya tersimpan sebilah pisau.

Perkelaian antara Mat Ruhan dan AW tak terhindarkan, hingga mengakibatkan Mat Ruhan mengalami luka robek pada kepala dan bahu. Para tetangga yang melihat kejadian itu berusaha melerai. Dan akhirnya, AW melarikan diri.

AKP Sumono, Kapolsek Socah saat dikonfirmasi membenarkan adanya aksi penganiayaan yang melibatkan antara menantu dan mertua tersebut.

"Pelaku yang merupakan menantu dari korban sudah kami tangkap di rumahnya berikut barang bukti senjata tajam berupa sebilah pisau dan satu buah celurit," terangnya, Selasa (14/2/2017).

Terpisah, Kapolres Bangkalan, AKBP Anissullah M Ridha melalui Kasubbag Humas AKP Bidarudin juga menjelaskan, pelaku saat ini telah ditahan di Mapolsek Socah dan dijerat pasal 351 KUHP ayat 2 dengan ancaman pidana paling lama lima tahun hukuman penjara.

"Untuk korban sudah dirawat di Puskesmas Socah, karena mengalami luka akibat senjata tajam yang cukup parah," tandasnya. [sar/but]

Komentar

?>