Senin, 24 Juli 2017

Pelanggar Lalin di Surabaya Tak Lagi Perlu Sidang

Minggu, 05 Februari 2017 19:08:00 WIB
Reporter : Nyuciek Asih
Pelanggar Lalin di Surabaya Tak Lagi Perlu Sidang
foto/ilustrasi

Surabaya (beritajatim.com) - Anda melanggar lalu lintas (lalin)? Kini tak harus repot untuk sidang di Pengadilan Negeri Surabaya. Sebab mulai minggu ini diberlakukan sistem online. Pelanggar cukup melihat pengumuman yang ditempatkan di halaman pengadilan ataupun di website www.pn-surabaya.go.id.

Tanpa harus antri mengikuti sidang, pelanggar langsung dapat mengambil barang bukti (SIM/STNK) di Kejaksaan Negeri Surabaya atau Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, setelah membayar denda melalui Bank yang ditunjuk (BRI).

Kepala Kejaksaan (Kajari) Negeri Surabaya Didik Farkhan Alisyahdi mengatakan, sesuai permintaan Mahkamah Agung (Perms) 12 tahun 2016 tentang tata cara penyelesaian pelanggaran lalu lintas pelanggar dapat langsung mengambil tilang di Kejaksaan.

"Jadi pelanggar sekarang tidak perlu berdesakan mengikuti sidang di pengadilan, cukup melihat nomor tilang dan tinggal mengambil tilang setelah membayar di loket bank yang telah menyediakan," terang Didik.

Didik mengimbau, agar masyarakat yang akan mengambil barang bukti, tidak Harus hari tertentu (Jumat), namun bisa mengambil pada hari kerja tanpa diberlakukan denda tangshan.

"Kalau kami lihat masyarakat lebih banyak mengambil pada hari jumat. Padahal pada hari kerja kami juga melayani pengambilan, jadi tidak perlu antre," tambahnya.

"Bahkan sebagian besar masyarakat masih belum mengetahui adanya aplikasi si pintar tilang,  padahal aplikasi ini kami sediakan bagi masyarakat yang memang sibuk," ungkap Didik.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan penambahan loket Bank guna lebih mempercepat proses pengambilan. "Kami sudah menghubungi Bank, untuk menambah loket. Atau masyarakat bisa membayar di bank BRI setempat," pungkasnya.

Sementara bagi pelanggar yang Ingin mengetahui jatuh tempo Sidang, masyarakat selain melihat di website pengadilan Negeri Surabaya juga dapat melihat di website www.kejari-surabaya.go.id dan www.kejari-tanjungperak.go.id. [uci/suf]

Komentar

?>