Selasa, 27 Juni 2017

Aturan Baru

Tilang Tanpa Sidang, Pelanggar Merasa Dipingpong

Rabu, 11 Januari 2017 22:37:59 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Tilang Tanpa Sidang, Pelanggar Merasa Dipingpong

Ponorogo (beritajatim.com) - Aturan baru kembali diluncurkan pemerintahan Jokowi. Kali ini tentang pengambilan barang bukti tilang.

Jika sebelumnya alur tilang yakni dari Polres ke Pengadilan Negeri (PN) baru ke Kejaksaan Negeri (Kejari). Saat ini dari tangan kepolisian langsung ke kejaksaan tanpa melalui PN.

Pelanggar pun tidak bisa mengelak jika kesalahan yang tertulis di surat tilang tidak dilakukan. Karena untuk pelanggaran dan denda bisa langsung dilihat di website PN.

Pantauan beritajatim.com di lapangan, Rabu (11/1/2017) siang, ratusan pelanggar memang langsung menyerbu kantor Kejari Ponorogo di Jalan MT Haryono, Kelurahan Beduri, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

Rata-rata dari mereka memang sebelumnya 'tertipu' karena mendatangi PN setempat di Jalan Ir Juanda, Kelurahan Tonatan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. "Saya sempat keliaru tadi. Karena biasanya ke PN di Jalan Juanda. Sekarang langsung bisa ke Kejaksaan," kata Agus Zainudin, salah satu pelanggar.

Dia mengaku baru tahu jika alur tilang sekarang tidak melalui PN. Pun tidak mengetahui jika berapa besar denda pelanggarannya bisa diakses di website PN.

"Tidak ada sosialisasi. Jadi semua serba tidak tahu. Namun memang lebih singkat. Di Kejaksaan tinggal bayar langsung ambil barang bukti yang disita," ujarnya.

Sementara, Kajari Ponorogo, Suwandi, menuturkan, aturan tersebut merupakan aturan baru. Sesuai dengan kesepakatan antara pihak Kepolisian, PN, Kejari dan BRI. "Sesuai dengan kesepakatan bersama. Per hari ini langsung mengambil barang bukti ke kejaksaan," katanya. [mit/suf]

Komentar

?>