Sabtu, 29 April 2017

Terbelit Hutang, Oknum Polisi Nekat Jual Perabot Milik Orang

Rabu, 11 Januari 2017 21:34:23 WIB
Reporter : Zamachsari
Terbelit Hutang, Oknum Polisi Nekat Jual Perabot Milik Orang
foto/ilustrasi

Sampang (beritajatim.com) - Diduga karena terbelit hutang dan sudah gelap mata, seorang oknum polisi yang berdinas di Polres Sampang, Bripka IS, berbuat nekat. Dia menjual perabotan rumah warga milik H Abdul Bari yang sebelumnya ditempati oleh oknum polisi tersebut.

Beberapa perabotan rumah yang dijual di antaranya, lemari, gorden, peralatan dapur seperti piring, penggorengan, dandang, almari hias dan kasur spring bad. Awalnya, staf Sabhara Polsek Camplong ingin mengontrak rumah milik H Abdul Bari. Karena kasihan, Abdul Bari meminta untuk menempatinya saja. Dengan catatan, dirawat layaknya rumah sendiri.

"Kecurigaan saya muncul, ketika di rumah saya yang ditempati oleh IS itu banyak orang. Saya marah sekali waktu itu. Karena, perabotan rumah banyak yang tidak berada di tempatnya," terangnya, Rabu (11/1/2016).

Perilaku anggota polres tersebut membuat H.Abdul Bari kecewa. Akhirnya, semua keluarganya diusir untuk tidak menempati rumah tersebut. Akibat ulah nekat oknum polisi itu, kerugian korban mencapai Rp 200 juta.

"Saya serahkan semuanya ke aparat hukum. Kami harap bisa diproses sebagaimana mestinya," harapnya.

Terpisah, Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar saat dikonfirmasi mengatakan, dugaan kasus itu masih dalam proses lidik dan sidik oleh Propam. "Kami pasti tindak lanjuti. Saat ini masih gelar perkara, saksi juga harus maksimal. Tapi ada sebagian barang yang dijual berhasil kami kumpulkan," tandasnya. [sar/suf]

Tag : polisi sampang

Komentar

?>