Kamis, 30 Maret 2017

Pura-pura Kesurupan lalu Perkosa Gadis 16 Tahun

Selasa, 10 Januari 2017 20:25:14 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
Pura-pura Kesurupan lalu Perkosa Gadis 16 Tahun
Foto Ilustrasi

Bojonegoro (beritajatim.com) - Berpura-pura kesurupan, pemuda berusia 22 tahun memperkosa gadis berusia 16 tahun. Pelaku berinisial A warga Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro itu kini diamankan di Mapolres setempat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Aksi persetubuhan anak di bawah umur itu dilakukan di kawasan hutan turut Desa Jatimulyo Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro pada Minggu (08/01/2017) pukul 21.00 WIB. Pelaku diamankan petugas kepolisian kemarin setelah mendapat laporan dari keluarga korban.

Kapolsek Tambakrejo AKP Muhtarom, menceritakan, waktu itu pelaku mendatangi rumah korban dan berpamitan kepada ayah korban untuk diajaknya ke acara tingkatan sabuk bela diri di Kecamatan Purwosari.

"Rupanya malam itu pelaku tidak mengajak ke lokasi dimaksud, tetapi malah diajak putar-putar hingga ke suatu tempat di kawasan hutan ikut Desa Jatimulyo Kecamatan Tambakrejo," tutur Muhtarom, Selasa (10/1/2017).

Setibanya di hutan, lanjut dia, korban diajak berhenti dan diancam oleh si pelaku untuk tutup mulut. Kemudian pelaku berlagak seperti orang kesurupan roh sehingga pada pukul 22.00 WIB terjadilah persetubuhan antara si pelaku dengan korban.

Setelah puas menyetubuhi korban, sekira pukul 23.30 WIB pelaku mengantar pulang korban dan sempat diketahui kedua orangtua korban. Karena sudah larut malam orangtua korban hanya menyuruh korban untuk langsung tidur. Malam itu, korban belum berani mengadu.

Baru pada kemarin sekitar pukul 15.00 WIB, korban berani mengadu ke orangtuanya kalau telah diperkosa si A semalam di hutan. Setelah mendengar aduan putrinya, orangtua korban langung melapor ke Polsek Padangan.

"Setelah dimintai keterangan lebih lanjut dan mengetahui bahwa tempat kejadian berada di Kecamatan Tambakrejo, akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Tambakrejo pada pukul 17.30 WIB, sesuai LP/O1/I/2017/RES.BJN/SEK Tambakrejo," jelas Muhtarom.

Setelah menerima laporan tersebut, Kapolsek Tambakrejo bersama Kanit Reskrim dan anggota lainnya melakukan olah tempat kejadian perkara dan visum et repertum terhadap korban.

Petugas mengamankan pelaku berinisial A di rumahnya di Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro. Selain pelaku, turut diamankan pula handphone jenis BlackBerry, baju kotak-kotak, celana panjang warna hitam, dan celana dalam warna biru.

"Saat ini pelaku diamankan di ruang tahanan Polres Bojonegoro untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Kasus ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak dan Satuan Reskrim Polres Bojonegoro," imbuh Muhtarom.

Atas perbuatannya, pelaku disangka telah melanggar Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang diperbaharui dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014. Karena telah melakukan tipu muslihat untuk melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur, pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan paling singkat 3 tahun, serta denda paling banyak Rp 300 juta dan paling sedikit Rp 60 juta. [lus/but]

Komentar

?>