Selasa, 21 Nopember 2017

Aplikasi Say Hi! Dipakai Jualan PSK

Rabu, 28 Desember 2016 19:44:21 WIB
Reporter : Ragil Priyonggo
Aplikasi Say Hi! Dipakai Jualan PSK

Surabaya (beritajatim.com) - Ternyata aplikasi media sosial baru di play store yang sudah banyak diunduh, yakni Say Hi!, dimanfaatkan dengan melakukan praktik protitusi online. Pelaku adalah perempuan berinisial IDR (19).

Dari aplikasi tersebut, IDR sudah berhasil memperdagangkan temannya PR (19) warga Gubeng Baru, Surabaya. PR disuruh untuk melakukan hubungan badan sama laki hidung belang.

"Praktik protitusi ini pelaku sudah menjual tubuh PR sebanyak empat kali," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga, Rabu (28/12/2016).

Modus dalam protitusi dijalankan IRD ini sama seperti kasus protitusi sebelumnya. Ketika sudah membuat akun di Say Hi!!, pelaku langsung memasang status 'Open BO,' (booking out) selama sehari.

Status ini, membuat banyak laki hidung belang yang chat (berkomunikasi) sama pelaku. Kemudian pelaku menawarkan foto-foto korban yang bisa diajak BO. "Ketika cocok, pelaku sama laki hidung belang ini melakukan transaksi mengenai tarif," lanjut Shinto.

Dari tarif sekali booking, IRD mematok tarif sebesar Rp1,5 juta. Usai harga disepakati, pelaku langsung menghubungi koban dan diantar ke Hotel Pop Jalan Diponegoro No. 33 Wonokromo, Surabaya.

"Nantinya dari tarif itu, meminta komisi Rp250 ribu dari korban," lanjut Shinto.

Sekadar diketahui, modus prostitusi online di Surabaya biasanya menggunakan media sosial Facebook, namun kini para mucikari memilih aplikasi media sosial. "Mungkin aplikasi ini dikira tidak terendus sama pihak kami (polisi)," paparnya.

Dari penangkapan ini polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti 1 lembar bill hotel, uang Rp 1,5 juta dan 1 buah HP. Tersangka diancam pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perbuatan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO) dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara. [gil/but]

Komentar

?>