Selasa, 25 April 2017

Terjaring Razia, Dua dari Empat PSK Masih di Bawah Umur

Selasa, 27 Desember 2016 21:36:06 WIB
Reporter : Misti P.
Terjaring Razia, Dua dari Empat PSK Masih di Bawah Umur

Mojokerto (beritajatim.com) - Razia yang dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto bersama Satpol PP, TNI dan Polri, menjaring empat orang Pekerja Seks Komersial (PSK), Selasa (27/12/2016). Dua dari empat PSK tersebut masih di bawah umur.

Kabid Pelayanan dan Resos, Dinsos Kabupaten Mojokerto, Liyanto mengatakan, razia PSK kali ini hanya menjaring empat orang PSK. "Dua dari empat PSK masih di bawah umur. Mereka akan mendapatkan pembinaan di Kediri selama empat bulan sesuai dengan skill yang diinginkan," ungkapnya.

Masih kata Liyanto, meski berstatus dibawah umur, namun semua PSK yang terjaring akan dikirim ke UPT Rehabilitasi Sosial Tuna Susila Kediri. Dari empat orang PSK tersebut, satu orang diantaranya sudah terjaring razia serupa sebanyak tiga kali.

"Semua akan kami kirim ke Kediri, termasuk yang hamil itu, UPT yang akan melakukan pembinaan mungkin ada tindakan lebih. Jika melahirkan di tempat, ada pembinaan dengan bekerja sama dengan pihak RS di sana. Kami tetep mengirim mereka ke Kediri untuk dilakukan pembinaan selama empat bulan," katanya.

Dua orang PSK dibawah umur tersebut yakni MAS (16) dan PAC (15). Keduanya diketahui masih bersaudara. Mereka merupakan warga Caruban, Madiun. Bahkan, MAS saat ini tengah hamil enam bulan, namun tetap melayani pria hidung belang dengan tarif sekali kencan Rp70 ribu dipotong Rp20 ribu. [tin/suf]

Tag : prostitusi

Komentar

?>