Jum'at, 22 September 2017

Paska Penggusuran Eks Lokalisasi Semampir

6 Pemohon Dana Kerohiman Ditolak

Rabu, 21 Desember 2016 17:07:14 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
6 Pemohon Dana Kerohiman Ditolak
Lokalisasi Semampir Diratakan Tanah

Kediri (beritajatim.com) - Pembagian dana kerokhiman dan biaya kontrak rumah paska penggusuran bagi warga eks penghuni Lokalisasi Semampir Kota Kediri masih menyisakan satu orang.

Dari sekian banyak warga yang mengambil dana kerokhiman, enam diantaranya ditolak karena tidak memenuhi persyaratan.

Pengambilan dana kerohiman ini berlangsung di Posko Pelayanan Informasi dan Keamanan di Kelurahan Semampir.

Saat ini kondisinya sudah mulai lengang, karena penyaluran dana kerokhiman dan biaya kontrak sudah di penghujung final. Dari 97 kepala keluarga (KK) yang tercatat berhak menerima dana sosial itu, 96 diantaranya sudah mengambil.

Saat ini masih tersisa satu orang yang belum, informasinya yang bersangkutan sekarang berada di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Yang bersangkutan dikabarkan dalam kondisi sakit.

Zillus Kurniadi, selaku penanggung jawab Posko Informasi dan Keamanan Semampir mengaku, pos pelayanan ini akan tetap dibuka sampai hari Jum'at ke depan, atau sampai tuntas. Dari pengamatan beberapa hari belakangan, penyaluran dana kerokhiman berjalan cukup aman.

“Memang ada enam orang yang sempat mengajukan dana kerohiman, tetapi kami ditolak. Pasalnya, mereka tidak sesuai persyaratan. Untuk persyaratan mendapatkan dana kerokhiman yakni tercatat dalam pendataan dan masuk bekas penghuni eks Lokalisasi Semampir,” ujar Zillus Kurniadi, Rabu (21/12/2016).

Uang kerokhiman yang diberikan kepada masing-masing keluarga eks penghuni Lokalisasi Semampir adalah Rp 2,5 juta. Pembayaran biaya kontrak maksimal Rp 5 juta. Untuk lokasi kontrak sebagian besar berada di wilayah Kota Kediri, tetapi sebagian lain berada di luar daerah baik Desa Jongbiru, Kabupaten Kediri, Tulungagung dan Nganjuk. Ada juga yang tinggal di Rusunawa Kelurahan Dandangan sebanyak tiga KK. (nng/ted)

Komentar

?>