Selasa, 25 Juli 2017

Korban Chin-Chin Demo di PN Surabaya

Rabu, 14 Desember 2016 12:36:48 WIB
Reporter : Nyuciek Asih
Korban Chin-Chin Demo di PN Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) - Sekelompok massa yang tergabung dalam Pemuda Pancasila (PP) melakukan aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Mereka menuntut agar majelis hakim PN Surabaya tidak menangguhkan penahanan terhadap mantan direktur utama PT Blauran Cahaya Mulia (BCM) ini.

Selain berorasi, massa juga membuat spanduk yang bertuliskan "Jangan kasih hati penipu besar seperti Trisulowati (Chin Chin), jangan biarkan berkeliaran," ujar Basuki. Ada juga spanduk yang bertuliskan "Trisulowati/Chin Chin wanita penipu, berkedok wanita terhormat tapi bermoral laknat".

Dalam orasinya, massa juga menuntut agar PN Surabaya lebih arif dan bijaksana dalam memimpin sidang yang hari ini mengagendakan dakwaan ini.

"Kita menuntut PN Surabaya lebih arif dan bijaksana dalam melaksanakan sidang Chin Chin, dan hakim harus bersikap seadil-adilnya," ujar koordinator aksi Basuki Rahmad, Rabu (14/12/2016).

Basuki menambahkan, pihaknya mewakili korban yakni ketua PP yang membeli ruko di Larangan Sidoarjo dimana Chin Chin sebagai pengelolanya.

"Kami mewakili PP dimana salah satu ketua kami menjadi korban. Ketua kami membeli ruko pada Mei 2015 di Larangan Sidoarjo dimana Chin-Chin sebagai pengelola. Namun sampai akhir tahun 2016 lahan masih kosong dan kasusnya sudah dilaporkan ke polisi," ujarnya. [uci/but]

Komentar

?>