Rabu, 18 Januari 2017

PSK Pakai Homestay Rotterdam karena Murah dan Keamanan Terjamin

Kamis, 08 Desember 2016 18:55:48 WIB
Reporter : Ragil Priyonggo
PSK Pakai Homestay Rotterdam karena Murah dan Keamanan Terjamin

Surabaya (beritajatim.com) - Pekerja Seks Komersial (PSK) freelance turut terjaring dalam penggerebekan yang dilakukan Anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, kemarin pada hari Rabu (7/12) sore, di Homestay Rotterdam di Jalan Nginden Intan Barat, Surabaya.

PSK freelance berinisial SC itu masih usia 20 tahun. Saat penggerebekan, dia baru saja melayani lelaki hidung belang.

"Kami hanya melayani saja, tapi untuk pembayaran tempat atau kamar ya tamu saya. Saya memilih tempat itu karena keamannya terjamin," kata SC kepada petugas kepolisian.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Kompol Bayu Indra Wiguno menuturkan, Homestay Rotterdam menjadi ramai pengunjung pasangan muda mudi. Karena tarif chek-in cukup terjangkau, untuk short time hanya Rp100 dan Rp200 ribu untuk full day," imbuh Bayu.

Dari harga murah itulah, pekerja seks komersial yang sudah biasa dibooking memilih tempat mesum di homestay tersebut. "Pelangarannya karena Homestay ini memfasilitasi terjadinya perbuatan cabul para muda-mudi," jelasnya.

Bayu mengatakan, homestay ini tidak memberlakukan filter kepada tamu seperti memeriksa KTP atau data buku nikah bagi pasangan yang menginap. Homestay ini sudah beroperasi selama tiga tahun. Dalam sehari, homestay ini bisa menerima 8-10 pasangan.

"Terhadap pelaksananya pasal 296 KUHP, untuk tempatnya kami koordinasikan dengan Dinas Pariwisata Pemkot Surabaya karena tidak memiliki izin," terangnya.

Homestay ini juga sempat diiklankan di media sosial. Rata-rata para tamu juga melihat dari media sosial. [gil/but]

Komentar

?>