Selasa, 21 Nopember 2017

Siswi SMA Diperkosa Hingga Hamil

Pelaku Tolak Bertanggung Jawab, Tantang Korban Tes DNA

Selasa, 22 Nopember 2016 17:35:25 WIB
Reporter : Temmy P.
Pelaku Tolak Bertanggung Jawab, Tantang Korban Tes DNA

Sumenep (beritajatim.com) - Upaya YL (16), warga Desa Batu Dinding, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep untuk meminta pertanggungjawaban DN (18), warga Desa Banjar Barat, Kecamatan Gapura, yang telah menghamilinya, tampaknya sia-sia.

DN menolak untuk bertanggung jawab. Karena itu, pihak keluarga YL sepakat untuk melaporkan DN ke Polres Sumenep, Selasa (22/11/2016).

"Bahkan DN ini sempat meminta agar dibuktikan dengan tes DNA dulu kalau memang YL hamil dengan DN," kata Kepala Desa Batu Dinding, Budi Wijaya, yang ikut mendampingi korban ke Polres Sumenep.

Ia menjelaskan, awalnya persoalan tersebut telah berusaha diselesaikan dengan cara mediasi melalui kepala desa. Pihak korban dan orang tuanya dipertemukan dengan pihak DN dan orang tuanya, dengan didampingi masing-masing kepala desa dan aparat desa.

"Saat mediasi itu, DN mengakui perbuatannya, kalau dia pernah memaksa korban berhubungan intim di rumahnya. Dan DN saat itu mengatakan siap bertanggung jawab dengan menikahi YL," paparnya.

Namun ternyata, lanjut Budi, sehari setelah mediasi tersebut, sikap DN berubah. DN justru tidak mengakui perbuatannya, dan menolak bertanggung jawab.

"DN ini ditunggu-tunggu tidak pernah datang lagi. Karena dianggap sudah tidak mempunyai itikad baik, maka orang tua korban ini pun akhirnya memutuskan untuk melaporkan persoalan ini ke Polres Sumenep," ungkapnya.

Sementara Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Hasanudin mengaku siap untuk menindaklanjuti laporan tersebut. "Kasusnya sudah ditangani unit perlindungan perempuan dan anak. Korban sudah dimintakan visum ke rumah sakit daerah," jelasnya.

Sebelumnya, YL (16), warga Desa Batu Dinding, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, yang masih duduk di bangku kelas I SMA ini menjadi korban pemerkosaan DN (18), warga Desa Banjar Barat, Kecamatan Gapura.

Peristiwa tersebut sebenarnya terjadi pada Agustus 2016, namun baru terungkap sekarang, setelah YL diketahui berbadan dua. Berdasarkan pengakuan YL, dirinya dipaksa untuk melayani DN, saat dirinya diajak temannya ke rumah DN. Tapi oleh DN, teman YL disuruh pulang lebih dulu, dengan dalih DN masih ada keperluan dengan YL.

Ternyata setelah temannya pulang, YL dipaksa berhubungan intim dengan DN. Saat ini YL terpaksa berhenti dari sekolah, karena diketahui telah hamil 4 bulan. (tem/kun)

Komentar

?>