Rabu, 17 Oktober 2018

Simpan Pil Koplo, Karyawan Toko Diringkus Polisi

Selasa, 09 Agustus 2016 19:40:07 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Simpan Pil Koplo, Karyawan Toko Diringkus Polisi

Kediri (beritajatim.com) -- Lantaran menyimpan dan mengedarkan narkoba jenis pil koplo atau dobel L, dua orang pria di Kediri diringkus petugas Satreskoba Polres Kediri. Keduanya ditangkap petugas dari rumahnya masing-masing.

Kedua tersangka yaitu, Yoyok Kuswanto (27) seorang karyawan toko asal Dusun Jegles, Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri dan Hendrawan Yogi Saputro (19) pedagang asal Desa Silir, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Kasubbag Humas Polres Kediri AKP Bowo Wicaksono mengatakan, penangkapan kedua tersangka pemilik dan pengedar narkoba tersebut bermula dari informasi masyarakat, apabila di wilayah Jegles terdapat seseorang yang memiliki narkoba. Petugas kemudian menindak lanjuti informasi itu dengan melakukan penyelidikan di sekitar Jegles.

Petugas mencurigai Yoyok karena perilakunya aneh. Kecurigaan petugas semakin kuat setelah menerima informasi dari temannya jika yang bersangkutan baru saja melakukan transaksi narkoba.

Berbekal informasi itu, petugas mendatangi rumahnya. Tetapi Yoyok berusaha untuk berkelit. Sampai akhirnya petugas menggeledahnya dan menemukan bukti SMS transaksi narkoba di HP miliknya. Petugas juga menemukan sebanyak 100 butir pil dobel L.

Selanjutnya, Yoyok dibawa ke Polres Kediri. Saat diinterogasi, tersangka mengaku mendapat narkoba dari Hendrawan. Tidak mau berlama-lama, petugas langsung mendatangi rumahnya untuk melakukan penangkapan.

"Kami langsing mengamankan Hendrawan. Dia tidak bisa mengelak karena dari pengakuan tersangka Yoyok membeli narkoba darinya. Selain itu, kami juga mendapatkan barang bukti pil dobel L sebanyak 105 butir dan sebuah HP merk Samsung," kata AKP Bowo, Selasa (9/2016).

Akibat perbuatannya, kedua tersangka kini harus mendekam di sel tahanan Polres Kediri. Keduanya dijerat dengan pasal 196/197 UU. 36 /2009 tentang Kesehatan. Sebab, keduanya tanpa memiliki hak menyimpan dan mengedarkan narkoba. (nng/ted)

Komentar

?>