Rabu, 26 April 2017

Bocah SD Hamil, LPBHNU Desak Polisi Tangkap 5 Pelaku

Selasa, 28 Juni 2016 20:28:06 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Bocah SD Hamil, LPBHNU Desak Polisi Tangkap 5 Pelaku
Foto Ilustrasi

Jombang (beritajatim.com) - Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Jombang mendesak kepolisian segera menangkap lima pelaku perkosaan terhadap Kuntum (13), bukan nama sebenarnya, bocah kelas VI SD yang kini hamil sembilan bulan. Selain itu, LPBHNU juga akan melaporkan kasus tersebut ke KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia).

"Kami menuntut Kapolres Jombang segera menangkap kelima pelaku kasus ini dalam 3x24 jam. Jika tidak, berarti Kapolres tidak bisa menunaikan tugasnya dan meminta Polda menghandle kasus ini," tegas Aan Anshori, Sekretaris LPBHNU Jombang, Selasa (28/6/2016).

Aan juga menilai, kondisi kejahatan seksual di kota santri sudah darurat. Oleh karena itu, LPBHNU juga meminta KPAI untuk terus memantau penegakan hukumnya. Jika para pelaku dibiarkan bebas, lanjut Aan, hal tersebut menjadi preseden buruk penegakan hukum di Jombang.

Aan berpandangan, kejahatan seksual terutama terhadap anak di Jombang sangat memprihatinkan. Hal ini tak lepas dari buruknya kebijakan Pemkab dalam melindungi perempuan dan anak.

Menurutnya, maraknya kejahatan tersebut tak lepas dari lemahnya penegakan hukum. Publik masih kecewa atas mangkraknya kasus pencabulan yang melibatkan oknum Satpol PP. Baginya, polisi Jombang terlihat sangat buruk komitmennya untuk menindak kejahatan seksual.

"Bahkan saya mendengar APBD untuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) jauh lebih rendah dari biaya renovasi ruang ketua DPRD," katanya menyindir.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Herio Romadhona Chaniago menyatakan, pihaknya sudah menerima laporan atas kasus tersebut. Namun, polisi masih mencari keberadaan pelaku. "Identitas lima pelaku sudah kami kantongi. Saat ini kami sedang memburu keberadaan mereka," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang bocah kelas VI SD di Kecamatan Wonosalam, Jombang mengaku dihamili lima pemuda yang tak lain tetangganya sendiri.  Usia kehamilan Warga Kecamatan Wonosalam,  Kabupaten Jombang itu sudah mencapai 9 Bulan. Kini ia hanya bisa mengurung diri di rumahnya. Kelima pelaku masing-masing IM (19), ARS (18), AR (18), HE (18), dan UB (18). [suf/but]

Komentar

?>