Rabu, 19 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Ponorogo Darurat Jambret, 8 Kasus dalam 2 Pekan

Rabu, 08 Juni 2016 14:56:07 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Ponorogo Darurat Jambret, 8 Kasus dalam 2 Pekan
Foto Ilustrasi

Ponorogo (beritajatim.com) - Daerah Ponorogo bisa dikatakan darurat jambret. Pasalnya dalam dua pekan, laporan yang masuk di satuan reskrim Polres Ponorogo ada 8 kasus.

Sayangnya dari 8 jambret tersebut belum ada satu pun yang terungkap. "Bukan lambat, tetap kami tangani tapi tetap tidak mudah mengungkapnya," Kata Kapolres Pacitan, AKBP Hasan Yunin Aprin kepada beritajatim.com, Rabu (8/6/2016) siang.

Dia mengatakan ada kecenderungan kejahatan meningkat. Dan kejahatan berupa jambret teraebut tidak pada satu titik saja.

Dia menerangkan dari delapan ada yang terjadi di Kecamatan Balong, di Jalan Juanda, di Pasar legi. Jadi dia merasa kesulitan untuk mempolakan apakah bentuknya berupa komplotan atau per orangan.

Namun demikian, Hasan mengatakan penadah dari barang jambret sudah ditangani. Tinggal menunggu siapa si tangan pertama melakukan penjambretan.

Pun Hasan mengatakan, jambret di Ponorogo belum dalam tahap meresahkan. Sehingga tidak ada perintah tembak di tempat. "Belum sampai membahayakan," kata mantan Kapolres Banjarbaru ini.

Dia juga berharap masyarakat juga lebih peka. Karena dari 8 kasus jambret yang dilaporkan, 90 persen diantaranya karena kurang kehati-hatian. "Mereka rata-rata menaruh barang di dasbord motor," jelasnya.

Jadi, lanjut dia, jambret terjadi karena ada niat dan kesempatan. Jika masyarakat lebih berhati-hati tidak akan terjadi jambret [mit/but]

Komentar

?>