Rabu, 17 Oktober 2018

Ketagihan Sabu, Totol Dibekuk Polisi

Selasa, 12 April 2016 19:23:52 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Ketagihan Sabu, Totol Dibekuk Polisi
Narkoba Kediri

Kediri (beritajatim.com) - Gara-gara ketagihan sabu, seorang pria di Kediri dibekuk polisi. Petugas masih mengembangkan proses penyidikan, karena selain sebagai pengguna, pelaku juga ditengarai menjadi pengedar.

Tersangka bernama Totol Prasetyo (31) warga Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota Kediri. Dia diamankan petugas setelah mengkonsumsi narkoba jenis sabu di kamar kosnya di Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Kasat Narkoba Polres Kediri Kota AKP Ridwan Sahara mengatakan, tersangka sudah lama menjadi target operasi petugas. Dalam penangkapan itu, polisi berhasil menyita barang bukti sabu seberat 2,6 gram yang dikemas dalam tiga paket kecil siap edar.

"Selain barang bukti sabu, kami juga mengamankan alat hisap atau bong, handphone, dan kartu identitas pelaku," beber Ridwan, Selasa (11/4/2016).

Masih katanya salah seorang masyarakat melapor adanya peredaran narkoba di kawasan rumah kos. Petugas kemudian menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

Setelah memastikan tersangka terlibat dalam kepemilikan barang terlarang itu, petugas langsung berpura-pura memesan. Dengan sistem pancingan tersebut, polisi akhirnya berhasil meringkus tersangka.

Dihadapan petugas, tersangka mengaku, nekat mengkonsumsi sabu karena ketagihan, seperti saat pertama menikmati sabu, beberapa tahun lalu. Tersangka berterus terang, mendapat sabu dari seorang temannya di Surabaya.

Tersangka memperoleh sabu dengan membeli menggunakan sistem ranjau di kawasan Kediri. Tersangka membeli seharga Rp 1,3 juta setiap 1 gramnya. Jumlah itu untuk stok 3 bulan ke depan.

Polisi menjerat tersangka dengan pasal 112 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal selama 15 tahun penjara. Kini tersangka harus meringkuk di dalam sel tahanan Polres Kediri Kota sembari menunggu panggilan persidangan. (nng/ted)

Komentar

?>