Sabtu, 21 Oktober 2017

Polisi Tidur Gagalkan Pencurian Motor di Kedung Cowek

Rabu, 20 Januari 2016 22:12:16 WIB
Reporter : Ragil Priyonggo
Polisi Tidur Gagalkan Pencurian Motor di Kedung Cowek

Surabaya(beritajatim.com) - Eko Wahyudi (38) dihajar massa usai tepergok melakukan pencurian kendaraan bermotor dihajar massa dan ditangkap Polsek Semampir.

Kejadian berawal saat Eko ngebut dan terjatuh usai melewati polisi tidur di jalan Kedung Cowek. Saat terjatuh tubuh kerempengnya tertimpa motor.

"Waktu itu warga mencoba menolong dan meminggirkan kendaraan, ternyata kunci motornya adalah kunci T, akhirnya warga menghajar beramai-ramai," kata Kanitreskrim Polsek Semampir, AKP Junaidi, Rabu (20/1/2016).

Untungnya saat dihajar masa, masih kata Junaidi ada petugas patroli hingga langsung mengamankan Eko. Ketika dilakukan pemeriksaan ternyata motor yang dikendarai adalah motor  milik M Taufiq, warga Simokerto gang VI.

"Tersangka ini juga mengaku kalau aksinya dilakukan sendiri," lanjut Junaidi.

Untuk mencari sasaran motor curian motor hanya bermodal kunci T, kemudian sambil mengendari motor. Eko terlebih memilih berputar-putar di kawasan Simokerto untuk mencari sasaran. Saat itulah dia melihat motor Honda Vario nopol L 6398 TS hitam milik Taufiq diparkir di depan rumah.

"Melihat target motor curian, tersangka langsung menaruh sepeda motornya di depan gang, ketika situasi diangap aman, Eko mendekati motor korban dan mengerusak kontak motor dengan bekalnya (Kunci T)," ungkapnya.

Setelah berhasil, secara perlahan motor korban didorong hingga ujung gang, Eko langsung menancap gas untuk kabur, sementara motor milik Eko ditinggal.

"Motor miliknya ditinggal, karena jelek sehingga yakin tidak ada yang mencuri. Tapi akibat melaju kencang, membuatnya tidak melihat ada polisi tidur hingga terjatuh," lanjut Perwira polisi dengan tiga balok dipundaknya.

Residivis curanmor yang baru keluar penjara dua bulan ini sudah mempunyai rencana, jika berhasil menjual motor ke Madura saat itu juga dengan harga Rp 3 juta.

"Rencana hasil penjualan motor curian ini buat kebutuhan keluarganya," dahli Eko.

Sementara itu, kepada polisi Eko mengaku sudah melakukan aksinya sebanyak 3 kali di Surabaya. Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor, milik korban dan pelaku sama satu set kunci T yang digunakan tersangka untuk merusak kunci kontak motor.[gil/ted]

Komentar

?>