Kamis, 23 Nopember 2017

Penimbunan Solar Ilegal, Perwira Polisi Dimintai Keterangan

Sabtu, 18 Oktober 2014 11:28:27 WIB
Reporter : Misti P.

Mojokerto (beritajatim.com) - Perwira polisi, ET yang diduga anak pemilik solar bersubsidi yang diperjualbelikan untuk kebutuhan industri di Dusun Sumberkepuh, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto sudah dimintai keterangan.

Saat ini, pihak Satreskrim Polres Mojokerto tenggah mendalami kasus ini.

Kapolres Mojokerto, AKBP Muji Ediyanto mengatakan, sudah memintai keterangan ET namun Kapolres enggan menyebut pengakuan ET. "Sudah dimintai keterangan dan masih kami dalami. Lahan dan gudang penimbunan solar tersebut milik orang tua ET yang disewakan ke seseorang berinisial F," ungkapnya, Sabtu (18/10/2014).

Masih kata Kapolres, ET belum menjelaskan hubungan ET dengan F namun Kapolres berjanji akan menjelaskan semuanya. Informasi yang dihimpun beritajatim.com, petugas Bidang Profesional dan Pengamanan (Propam) Polda Jatim Jawa Timur juga sempat datang dan berkordinasi dengan Polres Mojokerto untuk mengusut keterlibatan ET.

Saksi kunci dalam dugaan tindak pidana ini adalah Kurnadi yakni warga penyewa salah satu bidang lahan milik ET yang digunakan Kurnadi untuk pembuatan batu bata. Kurnadi mengakui jika ia juga kadang dimintai tolong mengangkut solar yang ditimbun dalam bunker di gudang saat malam hari.

Gudang berisi bunker penyimpanan solar itu tepat berada di seberang rumah mewah ET di Dusun Sumberkepuh, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. ET berasal dari kampung setempat namun ia bertugas di salah satu Kepolisian Sektor di Surabaya.(tin/ted)

Tag : bbm ilegal

Komentar

?>