Hukum & Kriminal

Warga Janti Kediri Curiga Soal Ujian Perangkat Desa Bocor

Kediri (beritajatim.com) – Seleksi perangkat Desa Janti, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri masih meninggalkan persoalan. Sejumlah warga menuding hasil tes penuh dengan settingan. Tudingan itu dilakukan karena beberapa peserta yang lolos hanya lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA/sederajat). Sementara yang tersingkir memiliki ijazah yang lebih tinggi, diploma hingga sarjana.

Tes pengangkatan perangkat Desa Jati sendiri telah digelar, pada 6 Maret lalu. Tes dilakukan di Balai Desa Sumberagung, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Hasil tes tersebut baru bisa dilihat dua hari setelah pelaksanaan, 8 Maret kemarin. Bahkan, peserta yang lolos telah dilantik menjadi perangkat desa definitif.

Dari tes itu, warga menduga ada kebocoran soal ujian pada tes tulis yang digelar pihak panitia pengangkatan perangkat desa. Pasalnya, empat peserta yang lolos tes tersebut sudah mengalahkan belasan peserta lain yang mayoritas memiliki lulusan Sarjana. Soal tersebut dibuat oleh lembaga perguruan tinggi yang diajak kerjasama oleh pemerintah desa.

Aktivis FORMASI menangkap kekecewaan masyarakat. Atas nama beberapa orang warga, Alief Bahari, selaku Direktur FORMASI mengaku, kepercayaan warga terkait transparasi proses ujian perangkat desa saat ini semakin menurun. Pasalnya, selain proses yang dianggap banyak settingan, hasil ujian juga tidak bisa keluar secara langsung.

“Kita mencurigai ada kebocoran soal, sebab seluruh peserta yang lolos ini justru hanya lulusan SMA. Bahkan mereka memiliki nilai yang tergolong tinggi diantara peserta lain. Selain itu nilai tes ini keluar baru dua hari kedepan setelah tes,” ujarnya, Minggu (17/3/2019).

Lanjut Alief, warga meminta pengecekan ulang hasil tes para peserta ujian perangkat. “Kami berikan bukti-bukti agar sebagai acuan. Kita harap bukti ini bisa dijadikan dasar untuk mengkaji ulang hasil tes,” imbuhnya.

Atas nama masyarakat yang memprotes, aktivis FORMASI kemudian melayangkan surat keberatan ke Bupati Kediri yang ditembuskan Camat Wates, Kabag Hukum Pemkab Kediri dan Tim Pengangkatan Perangkat Desa Janti, serta Kepala Desa Janti. [nng/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar