Hukum & Kriminal

Wali Kota Malang Diperiksa untuk Tersangka 45 Kasus Suap APBD-P

Sutiaji Walikota Malang diperiksa KPK

Malang(beritajatim.com) – Wali Kota Malang, Sutiaji diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di aula Rupatama, Polres Malang Kota, pada Selasa, (9/4/2019). Ia diperiksa untuk tersangka baru dalam kasus suap APBD-Perubahan Kota Malang tahun 2015.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Sekretaris Daerah Kota Malang periode 2014-2016, Cipto Wiyono sebagai tersangka baru. Sutiaji mengaku dirinya datang memenuhi panggilan KPK karena bersifat wajib sebagai kepala daerah.

“Saya hanya memenuhi pemberkasan yang sudah-sudah, karena ini kan tersangkanya baru sehingga bersifat wajib, itu saja,” kata Sutiaji.

Cipto menjadi tersangka ke 45 atas kasus ini. Sebelumnya, mantan Wali Kota Malang Moch Anton, Jarot Edy Sulistiyono selaku Kadis PU Kota Malang, seorang swasta Hendrawan Kamaruzaman dan 41 mantan anggota DPRD Kota Malang ditetapkan tersangka terlebih dahulu.

“Ada fakta persidangan kemarin menyampaikan bahwa ada dana pokir (pokok pikiran) THR kemudian ada dana satu persen, itu saja. Sama seperti fakta sidang kemarin,” papar Sutiaji.

Sutiaji menyebut, tak ada pengembangan kasus baru. Penyidikan masih berkaitan dengan kasus suap APBD-Perubahan Kota Malang tahun 2015. Ia dipanggil dalam pemeriksaan KPK bersama Sekda Kota Malang saat ini Wasto dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang Totok Kasianto.

“Terkait pak Cipto. Saya diundang ini jadi saksi tersangkanya pak Cipto. Satu nama saja. Saya kira sama, Berkasnya sama kok. Jadi tuduhannya kan sama, pasalnya sama antara semuanya,” tandasnya. (luc/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar