Hukum & Kriminal

Video Viral Ibu Dorong Anak, Polisi Kedepankan Langkah Preventif

Malang (beritajatim.com) – Kabag Humas Polres Malang Kota, Ipda Marhaeni mengatakan polisi lebih mengedepankan langkah preventif atas video viral seorang ibu mendorong anaknya hingga terjatuh saat akan masuk ke dalam mobil. Dalam video itu ditengarai si ibu sedang marah kepada si buah hatinya.

“Nanti unit PPA juga akan mendatangi rumahnya. Kami akan utamakan preventif atau pencegahan dulu. Agar perbuatan serupa tidak diulangi. Kita lakukan pembinaan dari unit PPA,” papar Marhaeni.

Upaya pencegahan dilakukan, karena si ibu terancam Undang-undang KDRT. Untuk mengetahui inti permasalahan antara ibu dan anak, Unit PPA bakal memintai keterangan yang bersangkutan.

Sebab, dalam Undang-undang KDRT ancaman hukuman ibu kandung ke anak jauh lebih berat. Ketimbang ancaman hukuman yang dilakukan oleh orang lain. Selain itu, upaya preventif juga sebagai sosialisasi Undang-undang KDRT untuk memastikan ibu tak mengulangi perbuatanya.

“Karena ancaman hukumannya UU KDRT kalau ibu kandung lebih berat. Kalau orang lain ke anak ancaman hukuman 3 tahun 6 bulan kalau ibu kandung ditambah sepertiganya lagi bisa 4,5 sampai 5 tahun. Makannya mereka belum ngerti kita harus berikan pembinaan,” tandas Marhaeni.

Sebelumnya, beredar video seorang ibu mengusir seorang anak dari dalam mobil. Video itu berdurasi 1 menit 19 detik. Di video itu tampak ibu sedang bertengkar dengan perempuan berseragam putih hitam yang diduga anaknya.

Video itu diduga direkam oleh warganet di kawasan Jalan Bandung, Kota Malang. Hal itu diketahui dari bangunan yang ada dalam video tersebut. Meski sempat bertengkar dan si anak jatuh, pada akhirnya sang anak kembali masuk ke mobil. Sedangkan mobil putih itu melaju ke arah timur. [luc/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar