Hukum & Kriminal

Ungkap Prostitusi Online di Bojonegoro, Ini Tarif Permalamnya

Bojonegoro (beritajatim.com) – Bentuk transaksi online menjadi salah satu cara untuk mempraktekkan bisnis prostitusi. Melalui media digital, pemesan bisa langsung menghubungi Pekerja Seks Komersial (PSK) yang sesuai keinginan. Sehingga tinggal menentukan tempat bertemu.

Jajaran Polres Bojonegoro, berhasil mengungkap kasus prostitusi online tersebut. Pengungkapan kasus itu dilakukan pada Senin (7/1/2019) dengan mengamankan satu orang mucikari. Modus tersangka memperdagangkan atau menjual wanita untuk dipekerjakan sebagai PSK.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli mengungkapkan, jaringan prostitusi online yang berhasil diungkap tersebut merupakan jaringan yang menggunakan pesan WhatsApp sebagai media transaksi. Polisi mengamankan satu tersangka yang berperan sebagai mucikari.

Tersangka yang diamankan, berinisial YN (42) perempuan asal Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. YN merupakan perempuan yang melakukan transaksi dengan cara menjual dan menawarkan perempuan berinisial YM (32) asal Kabupaten Bojonegoro kepada pelanggan.

Saat dilakukan penangkapan itu, YN menawarkan YM kepada lelaki berinisial BG asal Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro dengan harga Rp700 ribu. “Kita dapat laporan dari masyarakat adanya prostitusi online ini kemudian langsung diselidiki,” ujar Kapolres, Rabu (9/1/2019).

Setelah BG menyetujui penawaran harga yang dilakukan tersangka, kemudian YM dan BG bertemu di salah satu hotel yang ada di Jalan Veteran, Bojonegoro. Tarif sebesar Rp700 ribu tersebut dibagi dengan rincian Rp200 ribu untuk pesan kamar, Rp300 ribu untuk YM dan Rp200 ribu diambil tersangka. “Tersangka ini yang memesankan kamar dan transaksi harga. Salah satunya diketahui dari pemeriksaan barang bukti handphone milik tersangka dan billing hotel,” ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 12 UU RI No. 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang Jo Pasal 27 ayat 1 jo pasal 45 UU RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 296 KUHP. [lus/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar