Hukum & Kriminal

Transaksi Sabu di Musala, Warga Sampang Dibekuk Polres Sumenep

BB sabu yang akan diedarkan

Sumenep (beritajatim.com) – Juriyanto (43), warga Desa Sokabanah Daya, Kecamatan Sokabanah, Kabupaten Sampang, diringkus aparat Satreskoba Polres Sumenep karena membawa narkotika jenis sabu.

“Tersangka ditangkap di sebuah musala milik warga di Desa Tengedan, Kecamatan Batuputih. Tersangka diduga akan melakukan transaksi sabu,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (6/10/2019).

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa terlapor diduga kerap memasok dan mengedarkan sabu di wilayah Kecamatan Batuputih. Setelah dilakukan penyelidikan oleh anggota Satresnarkoba Polres Sumenep, didapat informasi, tersangka akan melakukan transaksi narkotika  di wilayah Desa Tengedan, Kecamatan Batuputih.

Berdasarkan penyelidikan secara intensif, diketahui tersangka berada di salah satu musala milik warga di Desa Tengedan untuk melakukan transaksi sabu.

“Petugas langsung melakukan penangkapan disertai penggeledahan. Saat itu ditemukan barang bukti berupa sabu yang dibawa tersangka. Sabu itu sempat dijatuhkan oleh tersangka, namun diketahui petugas,” ujar Widiarti.

Selain satu poket/kantong plastik klip kecil berisi sabu yang sempat dibuang tersangka, petugas juga menemukan satu poket sabu di peci warna hitam milik tersangka.

“Selain sabu, petugas juga menemukan pisau besi dilapisi isolasi hitam, diselipkan di sarung yang dikenakannya. Tersangka pun diamankan untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” ungkap Widiarti.

Dari tangan tersangka, disita dua poket sabu dengam berat kotor masing-masing 0,24 gram dan 3,56 gram, kemudian sobekan tisu warna putih sebagai bungkus sabu.

“Selain itu, juga diamankan seperangkat alat hisap sabu terbuat dari botol gelas plastik yang pada bagian belakang terdapat dua lubang masing-masing dihubungkan pada sedotan warna bening,” paparnya.

Tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsidet Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, Juncto Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat No. 12 tahun 1951. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar