Hukum & Kriminal

Transaksi Narkoba di Pelabuhan, Mahasiswa Diringkus Satpolair

Gresik (beritajatim.com)– Tersangka Evan Alif Permana (22), mahasiswa PTS Surabaya yang juga warga asal Jalan Plemahan 11/27 Surabaya, tidak menyangka gerak-gerik dirinya dipantau polisi. Pasalnya, saat asyik bertransaksi narkoba jenis sabu malah diringkus Satpolair Polres Gresik.
Terungkapnya kasus ini berawal dari informasi nelayan tentang adanya seseorang yang melakukan transaksi narkoba jenis sabu, dan akan dikonsumsi diatas kapal bersama anak buah kapal (ABK) di pelabuhan Gresik.
Dari informasi itu, petugas langsung melakukan penyelidikan oleh unit Gakkum Satpolair Polres Gresik di kawasan pelabuhan Gresik dengan ciri-ciri yang sudah dikantongi petugas.
“Dari informasi yang masuk kami lakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan melalui unit gakkum Satpolair Polres Gresik, diketahui pelaku ¬†berhasil ditangkap di jalan kampung rel kereta api tepatnya Jalan Dr. Soetomo, Gresik,” ujar Kasatpolair Polres Gresik AKP Nur Machfud, Rabu (6/02/2019)
Ia menambahkan, tersangka merupakan mahasiswa yang tinggal di Jalan Plemahan Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Surabaya. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa dua plastik klip isi narkotika jenis sabu masing-masing dengan berat brutto 0,32 gram dan 0,32 gram, satu buah pipet kaca, satu buah tas pinggang warna merah merek Atmosfear dan sebuah motor Honda Beat warna putih biru, nopol L-6870-VI.
Akibat perbuatannya, pelaku digelandang polisi ke Mapolres Gresik. Dia akan menjalani proses penyidikan guna pengembangan kasus ini. Atas perbuatan pelaku dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Sementara, tersangka Evan Alif Permana mengaku dirinya hanya ikut-ikutan terkait dengan kasus ini.
“Saya cuma ikut-ikutan saja itupun diajak teman yang akhirnya saya diringkus polisi,” tandasnya. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar