Hukum & Kriminal

Total Ada 6 Lahan Milik Mantan Bupati Mojokerto MKP Disita KPK

Sebidang tanah dengan tanaman tebu di Dusun Kemantren Wetan, Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Tak hanya empat bidang tanah yang disita tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap aset milik mantan Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa (MKP). Lembaga antirasuah juga menyita dua bidang tanah di lokasi pabrik pemecah batu CV Musika.

Dua bidang tanah tersebut berada di Dusun Tlasi, Desa Karangjeruk, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Lembaga antirasuah juga memasang dua plakat penyitaan tanah milik MKP di dua lokasi. Lokasi pertama berada di sebidang tanah di dalam pabrik CV Musika.

Satu bidang tanah lainnya digunakan untuk membuang limbah pemecah batu (sirtu) yang berada tepat di depan pabrik CV Musika. Hal tersebut dibenarkan Kasubsi Administrasi dan Pengelolaan, Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas II Mojokerto, Budi Haryono.

“Di sana (di pabrik CV Musika, ted) ada dua bidang tanah yang disita oleh KPK. Masing-masing tanah yang di sita memiliki lebar 6.000 meter persegi dan 5.664 meter persegi. Empat aset bidang lahan Leter C yang berlokasi di Dusun Kemantren Wetan, Desa Terusan, Kabupaten Mojokerto juga disita,” ungkapnya, Jumat (28/2/2020).

Masih kata Budi, tim penyidik KPK datang meminta satu petugas dari Rupbasan Kelas II Mojokerto untuk datang ke lokasi penyitaan aset milik Bupati Mojokerto dua periode tersebut. Yakni untuk melakukan cek fisik di tanah yang ada di dalam perusahaan dan di luar perusahaan.

“Kami belum terima surat resmi untuk penitipan aset yang sudah disita. Iya nanti jelasnya kalau dititipkan pasti ada suratnya. Kalau ini tadi sekedar informasi KPK melakukan cek fisik untuk lokasi baru yang disita KPK,” katanya.

Sebelumya, sebanyak empat bidang tanah milik mantan Bupati Mojokerto dua periode di Dusun Kemantren Wetan, Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Lembaga anti rasuah memasang plakat penyitaan pada, Kamis (27/2/2020). [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar