Hukum & Kriminal

Tiga Pemuda di Surabaya Jadi Spesialis Curi Sepeda Mahal Hanya Dipakai Buat Beginian

Tiga pelaku di apit petugas saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (22/11/2019).(manik priyo prabowo)

Surabaya, (beritajatim.com) – Miris, tiga pemuda asal Kota Surabaya yang baru berumur lulusan sekolah SMK ini nekat mencuri sepeda bermerek. Bahkan yang paling menyedikah adalah para pelaku memakai hasil penjualan sepeda hanya untuk beli barang haram saja.

“Buat beli sabu dan pakai bareng-bareng,” jelas Denis (18) salah satu pelaku saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (22/11/2019).

Selain Denis (18), asal Jalan Abdul Karim 3-B/12 Rungkut, petugas juga berhasil mengamankan Andika (18), asal Jalan Mojo 1/18 dan Hendri (19), asal Jalan Pacar Kembang 8/32 Surabaya.

Satreskrim Polrestabes Surabaya Unit Resmob yang berhasil meringkus tiga pelaku spesialis pencuri sepeda angin menjelaskan bahwa pelaku kerap beraksi di wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.

“Ketiga pelaku ini merupakan spesilis pencuri sepeda angin. Sebelum beraksi, pelaku terlebih dahulu dengan cara mobile dan kerika ada kesempatan pelaku langsung mengambil. Pelaku mengambil sepeda angin dengan cara memanjat pagar rumah,” sebut Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti.

Lanjut Bima Sakti, setelah berhasil melakukan pencurian selanjutnya sepeda angin tersebut oleh pelaku di jual melalui online dengan harga 2.200.000 juta.

Sedangkan hasil penjualan, oleh pelaku digunakan untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu, sebab pada saat kami tangkap ketiganya kepergok sedang pesta sabu,” beber Bima Sakti.

Sementara pelaku ( Hendri,red) mengakui melakukan pencurian sepeda angin sebanyak dua kaliĀ  yakni di Perum Dreaming Land blok D/5 Benowo Surabaya dan di Pantai Mentari P-45, kec. Bulak Kenjeran Surabaya.

“Sepeda saya jual melalui Online pak dan uang hasil penjualan saya gunakan buat beli jajan,” aku pelaku Hendri.

Dari penangkapan tiga pelaku ini, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit honda beat hitam nopol lL-3197-AJ dan 1 unit honda beat merah nopol L-5572-OE keduanya milik pelaku yang digunakan pelaku sebagai sarana.

Akibat ulah dan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363.KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.(man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar