Hukum & Kriminal

Tersangka Anton Dapat Kiriman 1,5 Kg Sabu, Ternyata yang 1 Kg Garam

Mojokerto (beritajatim.com) – Anton Eko Kuncoro (27) warga Desa Tinggarbuntut, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto mendapat kiriman paket narkoba jenis sabu seberat 1,5 kg. Namun saat dibuka, sabu yang didapat hanya 1/5 kg, sementara yang 1 kg berupa garam.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiono mengatakan, dari tersangka Anton diamankan 10 bungkus sabu seberat 223,56 gram, dua pak plastik klip, satu timbangan elektronik, dua sendok plastik dan satu Handphone (HP) merk Vivo.

“Untuk garam, masih didalami apakah modus pengalihan. Yang pasti bukan digunakan tapi ditemukan saat penggeledahan tersangka Anton. Termasuk apakah dicampur, masih pendalaman, penyelidikan dan pemeriksaan penyidik,” katanya.

Kapolresta menjelaskan, jika Anton merupakan bandar jaringan yang digunakan merupakan jaringan nasional yang juga sudah diungkap di Pekanbaru, Provinsi Riau. Saat itu Anton akan mendapatkan kiriman sabu seberat 4 kg, namun barang bukti berhasil diamankan di Pekanbaru.

“Anton sebagai bandar. Barang yang didapat masih ditelusuri apakah masih di wilayah surabaya atau luar Jawa Timur. Dia sudah 2 tahun menjalankan bisnis ini dan pernah mengambil 1 kg sabu diedarkan, dia mendapatkan dengan cara sistem ranjau,” jelasnya.

Kasat Narkoba Polres Mojokerto Kota, AKP Hendro Susanto menambahkan, Anton mendapatkam kiriman 1,5 kg sabu namun yang 1 kg berupa garam. “Sebanyak 3 ons sudah diedar, tinggal 2,5 ons. Untuk mengecek garam tersebut, ditaruh dan dilihat dari bentuk lain di tes dengan cara dibakar keluar asap ternyata garam,” ujarnya.

Pihaknya masih didalami modus mengelabuhi petugas atau ditipu rekanan. Awalnya Pekanbaru akan dikirim ke Mojokerto tapi diamankan di Pekanbaru kemudian Anton kembali mendapatkan kiriman seberat 1,5 kg, namun 1 kg isi garam.

Tersangka, Anton Eko Kuncoro (27) mengaku, mengambil barang haram tersebut dengan cara ranjau. “Ambil di daerah Juanda, Sidoarjo. Tidak tahu kalau garam, rencananya 1,5 kg,” tegasnya.

Dari tersangka Anton Eko Kuncoro (27) warga Desa Tinggarbuntut, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto diamankan barang bukti berupa sabu seberat 223,56 gram, dua pak plastik klip, satu timbangan elektronik, dua sendok plastik dan satu unit Handphone (HP) merk Vivo.

Tersangka dijerat Pasal 114 (2) Subs 112 (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.[tin]

Apa Reaksi Anda?

Komentar