Hukum & Kriminal

Terbukti Alami Gangguan Jiwa, Pemutilasi Mayat di Pasar Malang Dibawa ke RSJ

foto/ilustrasi

Surabaya (beritajatim.com) – Tersangka mutilasi Pasar Besar Kota Malang, Sugeng, dinyatakan mengalami gangguan jiwa dan kini dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Lawang.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menyatakan, Sugeng dibawa ke RSJ Lawang terhitung hari ini (17/5/2019). Hal itu sesuai dengan surat rujukan yang diberikan oleh Lembaga pelayanan Psikologi tempat dimana Sugeng dilakukan pemeriksaan mentalnya. “Itu hasilnya untuk Sugeng sudah keluar,” ujar Kabid Humas, Jumat (17/5/2019).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan lembaga tersebut dinyatakan bahwa Sugeng memiliki kepribadian yang agresif, tingkah laku implusif, perasaan malu, ciri-ciri obsesif, gelisah, mengutamakan aktifitas motorik, perasaan kurang jantan, dorongan kekuatan fisik, mudah menyerang serta ada masalah dengan seksual.

Tersangka mutilasi Pasar Besar Kota Malang, Sugeng, terbukti tidak membunuh korban wanita. Mayat wanita dipotong-potong atau dimutilasi itu ditemukan di dalam Pasar Kota Besar Malang. Dengan demikian, Sugeng juga terbukti tidak berbohong dalam memberi keterangan kepada polisi.

Seperti diketahui, dalam pemeriksaan awal dan sejauh ini Sugeng konsisten menyatakan dirinya tidak membunuh wanita korban mutilasi. Sugeng mengakui dirinya yang memotong-motong tubuh wanita itu tapi dia tidak membunuhnya. Pengakuan Sugeng itu terbukti ketika Polda Jatim memberi keterangan terbuka terkait penyebab kematian wanita dimutilasi di Pasar Besar kota Malang. [uci/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar