Hukum & Kriminal

Teler, Remaja Protolan SMP Bunuh Teman Bermain

Probolinggo (beritajatim.com) – Polres Probolinggo kota meringkus Rivan Effendi (19), pelaku pembunuhan Muhammad Dani (21), warga Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

Warga Kelurahan/Kecamatan Wonoasih, kota setempat ini, dibekuk sekitar dua jam usai pembunuhan yang ia lakukan pada Rabu (16/10/2019) malam lalu.

Wakapolres Probolinggo Kota, Kompol Imam Pauji, mengatakan, setelah ditangkap, Rivan mengaku membacok korban, lantaran emosi. Antara keduanya sebelumnya sempat pesta minuman keras di lokasi kejadian.

Terhitung 11 remaja termasuk korban menggelar pesta miras oplosan saat itu. Area kolam pancing Sumber Wetan, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, mereka pilih sebagai tempat acara teler bersama.

“Saat itu korban sedang bertengkar dengan temannya. Sementara pelaku melerai. Namun korban justru memukul pelaku. Disitulah kemudian Rivan emosi dan membacok korban,” kata Imam, Senin (21/10/2019).

Di hadapan polisi, pria protolan sekolah menengah pertama (SMP) itu mengaku, menggunakan sebilah celurit milik Salim, untuk menghabisi nyawa korban. “Tanpa basa-basi Rivan langsung membacok korban,” tambah Kompol Imam.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang pembunuhan atau penganiayaan dan mengakibatkan korban meningal dunia, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Untuk diketahui, Muhammad Dani, sebelumya ditemukan tewas dengan sejumlah luka bacok diantaranya di kepala dan paha. Dari lokasi kejadian, Satreskrim Polres Probolinggo Kota, menyita barang bukti sebilah celurit, sarung celurit, sepasang sandal jepit, serta motor Vixion milik korban.

Kerabat korban mengatakan, sebelum tewas, ada dua orang remaja datang lalu mengajak korban meinggalkan rumah. “Almarhum juga sempat meminta uang Rp 100 ribu kepada orang tuanya sebelum pamit pergi,” Sulton, paman korban. (eko/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar