Hukum & Kriminal

Tekan Peredaran Narkoba, BNN Gresik Gandeng Relawan

Gresik (beritajatim.com)- Masih maraknya peredaran narkoba di semua lapisan masyarakat membuat Badan Nasional Narkotika (BNN) Kabupaten Gresik, menggandeng sejumlah relawan anti narkoba guna menekan peredaran tersebut.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kabupaten Gresik, Nurhani mengatakan, tujuan pembentukan relawan anti narkoba untuk mengikis masih maraknya peredaran barang haram tersebut. Pasalnya, saat ini pemakai narkoba tidak hanya didominasi dari lapisan masyarakat atas. Tapi, juga sudah merebak ke lapisan semua masyarakat.

“Pencegahan dan peredaran narkoba tidak bisa hanya mengandalkan institusi terkait. Tapi, semua unsur harus terlibat. Makanya, kami menggandeng komunitas relawan masyarakat,” katanya, Selasa (9/04/2019).

Masih menurut Nurhani, selain membentuk relawan anti narkoba. BNN Kabupaten Gresik juga menyasar ke sejumlah komunitas. Langkah ini diambil karena setiap aktifitas masyarakat selalu berhubungan dengan komunitas.

“Semua komunitas sudah kami masuki mulai dari penggemar binatang, otomotif hingga supporter sepak bola,” paparnya.

Ia menambahkan, selain membentuk relawan anti narkoba, dan menggandeng komunitas masyarakat. BNN Kabupaten Gresik juga melakukan MoU dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Gresik. Tujuannya, memberikan pencerahan terhadap pemanfaatan medsos. Khususnya, relawan anti narkoba.

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Gresik Budi Rahardjo menyatakan kerjasama ini sangat positif terutama berkaitan dengan pemanfaatan medsos dan IT.

“Di era serba digitalisasi ini keberadaan IT kadang disalahgunakan. Contohnya, masih maraknya prostitusi online serta investasi abal-abal via online. Karena itu, saya menyambut baik kerjasama dengan BNN Gresik utamanya bagaimana memanfaatkan medsos dengan bijak,” pungkasnya.[dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar