Hukum & Kriminal

Tak Kuat Menanggung Malu, Korban Pencabulan Pindah Sekolah

Sumenep (beritajatim.com) – RZ (14), warga Pulau Giliyang, Desa Banraas, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep yang menjadi korban pencabulan dan pemerkosaan tetangganya sendiri, mengalami trauma hebat.

Gadis manis yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama ini terpaksa harus pindah sekolah, karena terus menerus menjadi bahan gunjingan orang.

“Korban mengalami tekanan psikis luar biasa. Kasus pemerkosaan terhadap dirinya menjadi bahan omongan orang. Karena itu, korban akhirnya pindah sekolah. Saat ini korban dipondokkan oleh orang tuanya,” kata Kuasa Hukum Orang Tua korban, Kamarullah, Jumat (15/3/2019).

Peristiwa memilukan itu terjadi pada 20 Juli 2018. Saat itu korban tidur di rumah neneknya, Muhadiya. Sekitar jam 01.00 dini hari, terdengar suara pintu diketok. Korban pun bangun dan membuka pintu. Ternyata terlapor berinisial KU yang mengetok pintu.

Tanpa diduga, KU masih tetangga korban, langsung mendorong RZ masuk ke dalam kamar, sambil membekap mulut korban. Di dalam kamar itulah, terlapor melakukan pencabulan dan persetubuhan paksa terhadap RZ. “Korban sampai lemas dan hampir pingsan akibat perkosaan yang dilakukan terlapor,” ujar Kamarullah.

Karena tidak terima, keluarga korban melaporkan kasus dugaan pemerkosaan itu ke Polres Sumenep pada Agustus 2018. “Tapi sampai sekarang, laporan kami tidak ditindaklanjuti. Tersangka masih bebas berkeliaran. Kami tidak paham, apa sulitnya polisi menangkap pelaku yang sudah jelas itu,” ucapnya kesal.

Menurutnya, keluarga korban sangat berharap agar KU bisa segera ditangkap dan menjalani proses hukum. “Pelaku  sudah merenggut kehormatan korban. Jadi wajar kalau keluarga korban tidak terima, dan meminta agar pelaku segera ditangkap,” tandasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Tego S. Marwoto membantah tudingan bahwa pihaknya tidak menindaklanjuti kasus tersebut. Menurutnya, kasus dugaan pencabulan itu tinggal penangkapan tersangka. “Kami sudah pernah melakukan penggerebekan, ternyata tersangka berhasil lolos. Kami sedang upayakan untuk segera menangkap tersangka,” ungkapnya. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar