Hukum & Kriminal

Tagih Utang ke Dokter, 4 Debt Collector Ini Diadili


Surabaya (beritajatim.com)
– Empat terdakwa yang bekerja sebagai Debt Collector yakni Willy Sahadat (36) warga Jalan Tambak Wedi Barat Surabaya, M. Arifin (51) warga Jalan Goa Wijaya, Surabaya, Agus Gumilar (41) warga Jalan Indrakila Kalasan Surabaya dan Odie Abrianto (22) warga Jalan Setro Baru Gang III Surabaya ini didudukkan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Dihadapan mejelis hakim yang diketuai oleh Agus Hamza, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samsu J Efendi dari Kejaksaan Negeri Surabaya menjelaskan dalam surat dakwaannya, mengatakan bahwa pada tanggal 14 Desember 2018 mereka mendatangi saksi korban dokter H Bing Rudiyanto di tempat kerjanya di RSIA Siti Aisyah Jl Pacar Keling No. 15-A Surabaya.

“Para terdakwa langsung menyerobot masuk dan berteriak punya hutang bayarin, sekarang bayar,” kata jaksa Samsu di ruang sidang Sari Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Korban merasa ketakuatan, kemudian terdakwa M Arifin mengatakan kepada korban bahwa dirinya memiliki hutang kartu kredit pada Bank Mega sebanyak Rp 18.000.000,- oleh karena itu saksi korban harus segera membayar dan apabila saksi korban menolak maka mereka akan membuat keributan di rumah sakit tersebut.

“Korban ketakutan dan langsung dibayar sebesar enam juta rupiah, terdakwa juga meminta uang komisi kepada korban sebanyak sepuluh juta rupiah,” terang jaksa Samsu, Senin (18/3/2019).

Korban kemudian mentrasnfer uang komisi penagihan sebanyak Rp 10.000.000, rekening BCA milik terdakwa Willy. Pada tanggal 17 Desember para terdakwa kembali lagi untuk mengambil uang kekurangan sebesar Rp 2.000.000, lantas korban menghubungi pihak kepolisian dan melaporkan perbuatan para terdakwa.

“Saat diiterogasi, ternyata para terdakwa dalam melakukan penagihan tidak dilengkapi dengan surat tugas yang sah serta melampaui kewenangannya dalam melakukan penagihan,”pungkasnya.

Atas perbuatan para terdakwa ini, mereka didakwa pasal Pasal 368 ayat (1) KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.[uci/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar