Hukum & Kriminal

Surat Edaran Iuran Bernada Rasis, Polisi Panggil RT dan RW Bangkingan

Para perwakilan RT yang dipanggil kleh kesatuan Intelkam Polrestabes Surabaya, Selasa (21/1/2020).(tangkap layar/Manik Priyo Prabowo)

Surabaya, (beritajatim.com) – Setelah surat edaran iuran dari RT Kelurahan Bangkingan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, viral, Selasa (21/1/2020). Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya memanggil perwakilan RT dan RW tersebut.

Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Akhyar menjelaskan, pemanggilan tersebut bertujuan untuk menanyakan kebenaran surat yang viral. “Sebab ada kalimat yang dirasa rasis karena itu kita luruskan dan berikan pembinaan,” jelasnya, Selasa (21/1/2020).

Lebih lanjut AKP Akhyar menjelaskan, selain berbau rasis, surat keputusan bersama antara RT dan RW ini juga menyalahi aturan perundang-undangan. Menurutnya, Pemanggilan ke ruang Intelkam hari ini sudah selesai dan perwakilan sudah meminta maaf.

“Selain itu juga surat keputusan bersama RT dan RW tersebut sudah dicabut,” tandasnya.

Perlu diketahui sebelumnya menurut pantauan beritajatim.com di sejumlah jejaring sosial dan media sosial, Selasa (21/1/2020) postingan surat dan video permintaan maaf terpapang. Bahkan, dalam unggahan video di Facebook Polrestabes Surbaya, terlihat empat perwakilan RT berdiri dan menyampaikan permintaan maaf.

“Kami ketua RW III atas nama Paparan, Ketua RT 01 a.n Supandi, Ketua RT 02 a.n Parsono, Ketua RT 03 a.n Samsi, Ketua RT 04 a.n Sutris dan ketua RT 05 a.n Jimadi, menyampaikan permjntaan maaf,” kata seorang berpakaian batik dalam video.

Mereka yang melakukan perekaman video permohonan maaf ini menyampaikan bahwa mereka hendak meminta maaf dan mengklarifikasi. Bahwasanya surat keputusan bersama yang beredar tersebut telah mencantumkan kata-kata rasis. Selain itu mereka juga menyebutkan bahwasanya surat tersebut memuat keputusan yang melanggar UU.

“Maka dari itu kami memohon maaf dan mencabut aturan atas kesepakatan bersama tersebut,” ujar lelaki berpakaian batik coklat ini.(man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar