Hukum & Kriminal

Sopir Truk Asal Tuban Diduga Jadi Korban Pemerasan

foto/ilustrasi

Kediri (beritajatim.com) – Candi Ahmad, sopir truk tangki bahan bakar minyak (BBM) asal Kabupaten Tuban, diduga menjadi korban pemerasan dan penipuan yang dilakukan oleh empat orang tidak dikenal. Kawanan pelaku mengaku sebagai aparat penegak hukum.

Kasus ini sedang dalam penyelidikan Satuan Reskrim Polresta Kediri. Dalam laporannya, pada Sabtu (9/3/2019), korban mengaku peristiwa nahas itu dialaminya di Jalan Raya Kediri – Nganjuk, masuk wilayah Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojororo, Kota Kediri.

Awalnya, sekitar pukul 01.00 WIB korban sedang mengangkut bahan bakar minyak berupa solar dari Desa Kras, Kabupaten Kediri dengan tujuan Madiun. Di tengah perjalanan, kendaraan korban dihadang sebuah mobil Avansa berpenumpang empat orang.

“Tiba-tiba saya diberhentikan mobil Avansa. Empat orang ini mengaku anggota polisi dari Polsek Ngadiluwih,” ujar Candi Ahmad,  Jumat (22/3/2019).

Ahmad kemudian turun dari truk. Para pelaku meminta korban untuk kembali ke Polsek Ngadiluwih dengan alasan mengangkut BBM ilegal. Karena ketakutan, korban menuruti permintaan pelaku. Namun, akhirnya korban diajak bernegosiasi.

“Saat itu saya diminta putar balik ke Polsek Ngadiluwih. Tapi kemudian mereka mengajak negosiasi agar saya bisa jalan lagi. Tapi mereka meminta uang Rp 5 juta. Setelah saya telpon bos, kemudian bos saya menyetujui dan transfer ke rekening atas nama Buchori yang katanya milik salah satu pelaku,” jelas Ahmad.

Setelah uang ditransfer ke rekening Buchori, pelaku kemudian pergi. Namun, karena merasa ditipu dan diperas, akhirnya korban melapor ke Polresta Kediri.

Kasubbag Humas Polresta Kediri AKP Kamsudi meminta wartawan konfirmasi langsung dengan Satuan Reskrim yang menangani. “Kami belum mengetahui secara pasti perihal itu. Silakan rekan-rekan wartawan konfirmasi kepada Reskrim,” jawabnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Kediri AKP Andy Purnomo belum dapat dikonfirmasi. Dihubungi melalui telepon genggamnya, yang bersangkutan belum menjawab. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar