Hukum & Kriminal

Sidang Ahmad Dhani, Saksi Cabut 7 Pernyataan di BAP

Surabaya (beritajatim.com) – Dhani Ahmad Prasetyo kembali menjalani sidang perkara Vlog yang berisi kata-kata idiot di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (14/3/2019).

Dalam sidang yang dipimpin hakim Anton Widyopriyono ini mendatangkan saksi Irfan Yunus sebagai Concierge Hotel Majapahit. Dalam keterangannya, saksi Yunus mengatakan situasi yang dilihat saat terjadinya demo di depan Hotel dan video vlog itu baru melihat dari Youtube dua hari setelah kejadian itu.

“Para pendemo membawa mobil pick up lengkap dengan sound. Sambil teriak ngomong untuk tidak memecah belah NKRI. Sempat ada kata-kata kotor (cacian),” kata saksi.

Ketika ditanya Aldwin Rahadian salah satu tim dari Penasehat Hukum Ahmad Dhani, Irfan juga mengaku tidak melihat langsung saat Dhani membuat vlog. Dia mengaku hanya melihat Dhani sedang duduk-duduk di lobi hotel bersama rekan-rekannya.

“Saya melihat dia duduk di lobi bersama teman-temannya. Video itu baru melihat dua hari kemudian,” kata Irfan.

Tak hanya itu, Irfan juga mencabut 7 poin pernyataan pada BAP saat dirinya diperiksa di Mapolda Jawa Timur. Mayoritas, kesaksian terkait vlog Ahmad Dhani.

Atas keterangan saksi, Ahmad Dhani menilai semua kesaksian Irfan adalah jujur. Meski ia mengaku tidak pernah mengingatnya selama berada di Hotel Majapahit setahun lalu.

“Saksi bilang kenal saya. Saya nggak kenal saksi. Karena saya nggak ingat mukanya walau wari-wiri di hotel. Tapi, menurut saya, saksi ini jujur,” ujar kata pria yang juga merupakan politisi Partai Gerindra ini.

Usai sidang, Aldwin menjelaskan bahwa kesaksian Irfan justru meringankan suami dari Mulan Jameela tersebut. “Saksi (Irfan) banyak menolak apa yang disampaikannya di dalam BAP. Tidak merasa menjawab apa yang dijawab dalam BAP,” kata Aldwin.

Terpisah, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rakhmad Hari Basuki menegaskan bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU), BAP yang dicabut Irfan tidak secara keseluruhan. “Tapi tidak mencabut secara komprehensif. Kemarin ahli bahasa sudah diperiksa, suatu perkataan harus dari awal sampai akhir. Tidak boleh diputus separuh-separuh,” tegasnya. [uci/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar