Hukum & Kriminal

Sidak Mamin, Tim Gabungan Temukan Makanan Kedaluwarsa dan Berjamur

Gresik (beritajatim.com)- Bulan Ramadan sidak yang dilakukan petugas gabungan baik dari tim Satgas Pangan Polres Gresik, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Satpol PP serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik menemukan makanan kadaluwarsa, berjamur di salah satu supermarket, Jumat (10/05/2019).

Makanan kadaluwarsa yang ditemukan daging beku, dan ikan tuna beku yang masih diperjualbelikan disimpan di dalam frezer (tempat pendingin). Padahal, makanan tersebut sudah expired sejak April 2019.

“Sidak yang kami lakukan ini untuk menjaga kenyamanan konsumen menjelang perayaan Idul Fitri 1440 H. Salah satu yang temukan ada makanan daging beku, dan ikan tuna yang sudah kadaluwarsa. Namun, belum ditarik peredaraannya. Dalam undang-undangnya hal ini sudah tidak dibenarkan,” ujar Kepala Dinas Diskoperindag Gresik, Agus Boediono.

Masih menurut Agus, adanya temuan makanan kadaluwarsa itu. Tim gabungan menyerahkan sepenuhnya ke instansi yang berwenang. Pasalnya, Diskperindag sifatnya hanya memantau makanan maupun minuman layak, atau tidak. “Temuan makanan yang kadaluwarsa itu kami serahkan ke instansi berwenang baik itu BPOM maupun Dinkes,” ujarnya.

Tidak hanya makanan yang sudah kadaluwarsa. Tim gabungan juga memperingatkan supermarket yang di Perum Gresik Kota Baru (GKB), tidak memperjualbelikanan minuman dengan kemasan kaleng dengan kondisi penyok.

Sebelumnya, tim gabungan juga melakukan hal yang sama. Bedanya, dalam sidak di supermarket, atau swalayan yang berbeda menemukan minuman kemasan kaleng (buah leci) yang sudah expired namun masih  diperjualbelikan. “Produk kedaluwarsa ini mestinya harus segera ditarik dari etalase. Bukan sebaliknya malah masih diperjualbelikan,” pungkas Agus Boediono. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar