Hukum & Kriminal

Setubuhi Gadis 17 Tahun, Pemuda Sumenep Diciduk Polisi

Foto ilustrasi.

Sumenep (beritajatim.com) – MDR (23), warga Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep dibekuk polisi atas laporan pencabulan anak di bawah umur. Pria tamatan SMP ini dilaporkan telah menyetubuhi SWH (17), yang masih tetangganya sendiri. Akibatnya, korban hamil, namun pelaku menolak untuk bertanggungjawab.

Peristiwa itu berawal ketika pelaku menelpon korban, mengajak bertemu. Ternyata korban dibawa pelaku ke sebuah rumah kerabatnya. Disitu, pelaku melancarkan bujuk rayu agar korban bersedia melayani nafsu birahinya. “Korban tentu saja menolak. Namun pelaku terus membujuk dan mengiming-imingi korban bahwa ia siap menikahi kalau korban hamil,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (12/05/2019).

Akibat bujuk rayu pelaku, korban akhirnya luluh. Pelaku berhasil menyetubuhi korban. Perbuatan terlarang itupun berulang hingga lima kali. Sampai akhirnya korban hamil. “Setelah tahu korban hamil, ternyata pelaku menolak bertanggungjawab. Karena itu, keluarga korban kemudian melaporkan perbuatan pelaku ke kepolisian,” ungkap Widi.

Awalnya pelaku menolak mengakui bahwa bayi yang dikandung korban merupakan buah perbuatannya. Namun setelah dilakukan tes DNA, bayi yang dilahirkan korban identik dengan gen pelaku. “Pelaku akhirnya tidak bisa mengelak. Dia dibawa ke Polres Sumenep untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, karena korban masih di bawah umur,” papar Widi. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar