Hukum & Kriminal

Selidiki Petinggi Badan Usaha Milik Pemerintah, Polisi Jember akan Panggil Saksi Ahli

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo

Jember (beritajatim.com) – Aparat Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, akan meminta keterangan sejumlah saksi terkait dengan laporan adanya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum petinggi salah satu badan usaha milik pemerintah.

“Kami akan panggil secepat mungkin. Dalam aduannya, yang bersangkutan mengirimkan video (porno) kepada korban. Nanti kami akan tanyakan kepada korban apakah merasa risih atau terganggu berkaitan dengan itu. Kalau merasa tidak nyaman, maka (terlapor) akan kena pelanggaran asusila. Dikuatkan lagi, mungkin kami akan memeriksa saksi ahli juga. Saksi ahli bisa kami ambil dari akademisi,” kata Kepala Polres Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo.

Sebelumnya diberitakan, Polres Jember menerima laporan soal seorang oknum petinggi salah satu badan usaha milik pemerintah yang mengirimkan video porno kepada seorang pegawai perempuan Dinas Pendidikan setempat. Sang petinggi mula-mula memperkenalkan diri via pesan WhatsApp. Tahun 2018, ia mengirimkan video porno orang bule kepada korban.

Kusworo mengakui, ini kasus pertama menyangkut asusila yang diduga dilakukan pejabat melalui pesan WhatsApp dan dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik selama menjabat Kapolres Jember. “Kasus terkait ITE pernah, tapi menyangkut ujaran kebencian,” katanya. Terlapor akan diperiksa setelah dua alat bukti sudah dipegang polisi. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar