Hukum & Kriminal

Selain Mencabuli, Oknum Kepala Sekolah Ini Juga Dilaporkan Aniaya Siswa

Surabaya (beritajatim.com) – Oknum kepala Sekolah Menengah (SMP) Pertama di Surabaya selain dilaporkan melakukan pencabulan terhadap enam muridnya, juga melakukan penganiayaan. Aksi pelaku tak hanya dilakukan di dalam kelas, namun juga di mushola saat para siswa tersebut berdzikir.

“Tersangka memukul punggung korban menggunakan pipa paralon. Kemudian, tersangka memegang dan meremas kemaluan korban pada saat korban sedang berwudhlu dan berdzikir,” ujar Kasubdit IV Renakta, AKBP Festo Ari Permana SIk, Jumat (5/7/2109).

AKBP Festo menyatakan para orangtua korban melaporkan kasus ini pada 3 April 2019 lalu. Saat itu, pelapor mengadakan pertemuan dengan wali murid untuk membahas nilai anak-anak mereka yang menurun. Pada saat pertemuan tersebut, salah satu wali murid mengatakan bahwa anaknya telah menjadi korban pencabulan oleh tersangka AS.

Selanjutnya, setelah pertemuan tersebut masing-masing wali murid menanyakan kepada anak-anaknya dan ada yang menjadi korban pencabulan oleh tersangka AS. “Dan menurut keterangan korban, perbuatan tersangka AS juga disaksikan oleh teman-temannya. Kemudian pada tanggal 8 April 2019 pelapor dan wali murid lainnya melaporkan kasus ini ke unit kami,” ujar AKBP Festo dalam jumpa persnya. [uci/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar