Hukum & Kriminal

Sambangi Klenteng Tertua, Kapolres Gresik Ingatkan Bahaya Hoax

Gresik (beritajatim.com) – Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro menyambangi klenteng tertua Kim Hin Kiong. Klenteng yang diperkirakan berusia 379 tahun itu menjadi tempat urun rembug forum lintas beragama sekaligus sosialisasi bahaya berita hoax.

“Saya mengingatkan bahayanya berita hoax. Sebab, jika tidak segera ditangkal bisa merusak kerukunan umat beragama,” ujar AKBP Wahyu Sri Bintoro,” katanya, Rabu (20/02/2019).

Diakui Wahyu Sri Bintoro, melalui kegiatan seperti ini diharapkan meminimalisir berita hoax. Selain itu, bisa lebih mencintai keberagaman beragama.

“Keberagaman adalah kunci kekuata. Mari bersama sama menggelorakan perdamaian ideologi pancasila, dan bhineka tunggal Ika,” tuturnya.

Pengurus Klenteng TITD Kim Hin Kiong Budi mengatakan, adanya forum umat beragama (Forgama) sangat membantu bagaimana menangkal hoax bersama-sama. Jangan sampai Indonesia bubar, dan tetap menjaga serta merawat NKRI.

“Hoax sangat membahayakan karena itu jangan sampai kita terpecah belah hanya karena sentimen agama,” paparnya.

Sementara Penasehat Forgama Gresik, KH M.Toha menuturkan, ujaran kebencian yang di-viralkan saling menjatuhkan kelompok lain sangat berbahaya.

“Kita wajib tabayun, dan cek and ricek sebelum mengunggahnya. Kita baca dulu dengan cermat, setelah itu kalau tidak benar segera dihapus agar tidak tidak menjadi viral. Sebab, dampaknya bisa berbahaya memecah persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar