Hukum & Kriminal

Salah Pilih Hari, Balap Liar di Jember Digerebek Polisi

Jember (beritajatim.com) – Aparat Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, menahan 15 kendaraan sepeda motor yang terlibat balap liar di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates. Balap liar di jalan protokol itu meresahkan warga.

Para pebalap liar ini dibekuk pada Kamis (31/1/2019) malam. “Mereka rupanya menganggap kalau polisi akan merazia pada malam minggu. Jadi mereka mengambil hari yang dimungkinkan polisi tidak mengantisipasi balap liar,” kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo, Sabtu (2/2/2019).

Malam itu, ada 20-30 pengemudi balap liar beraksi di jalanan. “Begitu dapat informasi, kami langsung menerjunkan personel dan mengamankan sejumlah kendaraan dan pengemudinya. Mereka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 285, dengan ancaman hukuman satu bulan kurungan dan denda,” kata Kusworo.

Para pengemudi balap liar boleh mengambil kendaraan mereka di kantor polisi jika sudah melengkapinya sesuai persyaratan, termasuk persyaratan surat-surat legalitas. “Kalau misalkan tidak ada spion, maka mereka harus memasang spion itu di depan kami, baru kemudian boleh dibawa,” kata Kusworo.

Kusworo sebenarnya sudah berkomunikasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Jember untuk menggelar kompetisi balap motor resmi. “Ini menjadi kanalisasi bagi mereka yang hobi otomotif dengan ketentuan sesuai peraturan perundang-undangan. Diharapkan tak ada lagi balap liar seperti ini,” katanya.

Kusworo juga akan berkomunikasi dengan Dinas Perhubungan Jember. Ia ingin ada semacam pita kejut di jalanan untuk mengantisipasi balap liar di jalan protokol. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar