Hukum & Kriminal

Rusak Gembok, Pelaku Pencurian di Mojokerto Bawa Kotak Amal Masuk Mobil

Mojokerto (beritajatim.com) – Dari rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) terlihat, pelaku pencurian kotak amal Masjid Nurul Hidayah Desa Tanjung Rono, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto hanya satu orang. Pelaku membawa sebuah mobil.

Kanit Reskrim Polsek Ngoro, Ipda Selimat mengatakan, dari laporan pengurus masjid dan juga analisa video, aksi pencurian kotak amal dilakukan oleh satu orang. “Diperkirakan usia pelaku di atas 40, ciri-cirinya dia itu memakai sarung warna hitam dan kaos,” ungkapnya, Jumat (17/5/2019).

Untuk jenis mobil, lanjut Kanit, pihaknya masih melakukan analisa karena nomor polisi (nopol) kendaraan dalam rekaman CCTV tidak terlihat jelas. Dalam rekaman CCTV, pelaku datang ke Mlmasjid sekitar pukul 01.30 WIB. Pelaku berpura-pura tidur-tiduran di masjid sembari melihat kondisi.

“Setelah di rasa aman, pelaku kemudian menjebol gembok yang saat itu dirantai. Gemboknya itu kecil, kemungkinan melihat caranya menjebol pelaku ini sudah berpengalaman. Setelah berhasil dan dirasa kondisi aman, pelaku kemudian membawa masuk kotak amal ke dalam mobil,” katanya.

Kanit menambahkan, diperkirakan isi kotak amal antara Rp600 ribu sampai Rp800 ribu. Pasalnya, pengurus masjid membuka kotak amal setiap satu minggu sekali. Kanit menambahkan, sampai saat ini petugas masih berusaha pendeteksi nopol kendaraan yang dibawa pelaku.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar