Hukum & Kriminal

Diduga Usai Pesta Sabu

Rumah Digerebek, 4 Pemuda Diringkus

Jombang (beritajatim.com) – Polisi menggerebek sebuah rumah di Desa Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang. Dari penggerebekan tersebut, petugas membekuk empat pemuda yang diduga kuat usai menggelar pesat sabu-sabu (SS).

Empat pemuda itu masing-masing Kurniawan Dwi Yulianto (21) yang merupakan pemilik rumah, kemudian Andis Kusuma (24) warga Candimulyo, Ardono alias Donat (22) warga Jl Ronggolawe Jombang, serta Mustiko Panji Waluyo (19) warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh, Jombang.

“Tiga pelaku kita tangka di rumah Kurniawan yang ada di Desa Mojongapit. Kemudian satu pelaku, yakni Mustiko Panji, kita tangkap di rumah kontrakannya di Desa Sengon, Jombang Kota. Kami juga menyita sejumlah barang bukti,” ujat Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Moch Mukid, Rabu (27/2/2019).

Mukid menjelaskan, dari Kurniawan disita satu plastik klip yang dililit isolasi warna hitam diduga berisi sisa sabu 0,20 gram. Kemudian, empat plastik klip diduga bekas bungkus sabu, seperangkat alat hisap sabu (bong), serta pipet. “Pelaku kita tangka pada Senin. Kami juga menyita satu pak plastik klip kosong dan satu unit HP warna silver beserta simcard-nya,” ujar Mukid.

Sedangkan dari tangan Andis, petugas menyita satu bekas bungkus rokok yang didalamnya terdapat 5 plastik klip diduga bekas sabu dan satu buah potongan sedotan (skrop). Selain itu juga satu plastik klip yang dililit isolasi warna hitam diduga berisi sisa sabu dengan berat 0,49 gram. Selanjutnya, satu unit HP warna putih beserta simcard, serta 9.000 butir pil double L.

“Kemudian dari Ardono kita amankan satu buah tas warna hitam yang didalamnya berisikan 3 plastikk klip berisi sisa sabu masing-masing dengan berat kotor 0, 20 gram
. Lalu, satu korek api gas merk Tokai warna oranye, potongan sedotan warna hitam, seperangkat alat hisap dan HP warna hitam beserta simcard,” tambahnya.

Terakhir, dari tersangka Mustiko didapatkan buah bekas bungkus yang didalamnya berisi pipet kaca diduga terdapat sisa shabu dengan berat kotor 2,24 gram. Kemudian botol air mineral yang difungsikan sebangai bong, serta HP warna pink kombinasi putih beserta simcard. “Kita masih kembangkan lagi kasus ini,” pungkas Mukid. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar