Hukum & Kriminal

Ribuan Rokok Bercukai Palsu dan Bekas Dimusnahkan

Sidoarjo (beritajatim.com) – Petugas kantor Bea Cukai Sidoarjo memusnahkan sebanyak 11.915.200 batang rokok ilegal, hasil penindakan Barang Kena Cukai (BKC) di Jl Raya Juanda, Kecamatan Gedangan, Rabu (10/4/2019).

Belas ribu rokok ilegal itu dihasilkan dari operasi pengawasan yang dilakukan Bea Cukai Sidoarjo bersinergi dengan instansi terkait selama kurun waktu Mei sampai Desember 2018. “Ini hasil penindakan bulan Mei sampai Desember 2018,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Sidoarjo Noer Rusydi.

Selain memusnahkan rokok tak bercukai, palsu dan ekas itu, petugas juga memusnahkan sebanyak 50 botol Liquid Vape dan 42 botol (48,75 liter) MMEA ilegal. Pemusnahan tiga BKC itu, menggunakan mesin pencacah yang kemudian dimusnahkan dengan incenerator di Mojokerto.

“Modus yang dilakukan oleh pelanggar ini antara lain ada beberapa barang kena cukai yang dilekati pita cukai bekas dan tidak memakai cukai,” ungkapnya.

Barang-barang jenis rokok, vafe dan minuman ilegal yang dimusnahkan petugas bea cukai Sidoarjo

Selama tahun 2018, pihaknya mengaku sudah melakukan tiga kali penyidikan dibidang cukai, khususnya rokok dan terdapat tiga tersangka. “Alhamdulillah, tiga kasus yang kami naikkan ke penyidikan, sudah dinyatakan P21,” terangnya.

Sementara vape yang dimusnahkan, lanjut Noer, juga dikarenakan tidak memakai cukai. Karena vape yang mengandung nikotin, dikategorikan menjadi Barang Kena Cukai (BKC) atau hasil tembakau pengolahan lainnya yang wajib dikenakan pajak.

“Sesuai PMK 147, mulai 1 Juli 2018, vape sudah dikategorikan menjadi BKC. Khusus vape yang mengandung nikotin, tapi yang tidak mengandung nikotin, itu tidak dikenakan BKC,” terangnya.

Perhitungan nilai barang yang dimusnahkan tersebut, mencapai sekitar Rp 8,5 milyar. Sedangkan potensi nilai cukai yang berhasil diselamatkan mencapai sekitar Rp 4,4 milyar. “Penindakan dan pemusnahan ini untuk menjaga iklim usaha dan industri yang lebih kondusif,” pungkasnya. (isa/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar